2 Aset Tersang Sonny Wijaya Dista Jampidsus Kejagung

  • Whatsapp
banner 468x60
Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febri Adriansyah

JAKARTA-KANALPK

DUA hotel milik tersangka Sonny Wijaya di DKI dan Bali akhirnya disita oleh pihak Jampidsus Kejaksaan Agung.

Penyitaan tersebut terkait kasus korupsi PT.Asabri.

Pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita dua Hotel the Nyaman yang berada di Jakarta Selatan (Jaksel) dan Bali. Penyitaan tersebut terkait dengan penyidikan dugaan korupsi dan pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Sementara,Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan, dua hotel bintang tiga tersebut diketahui terkait kepemilikannya dengan salah satu tersangka. “Dua hotel the Nyaman yang berada di Jakarta, dan yang di Bali, sudah disita. Itu terkait dengan tersangka Sonny Widjaja,” kata Febrie di Gedung Pidana Khusus (Pidsus), Kejakgung, Jakarta, Rabu (19/5) malam kepada wartawan.

Dalam penyitaan aset dua usaha perhotelan tersebut menambah daftar harta yang disita Jampidsus terhadap aset direktur utama (dirut) Asabri 2016-2020 yang diduga terkait dengan hasil kejahatan di Asabri. Sebelumnya, Jampidsus juga pernah melakukan sita terhadap aset-aset Sonny Widjaja yang berada di daerah lain.

Pihak Jampidsus sudah pernah menyita 17 unit armada bus pariwisata yang berada di Jawa Tengah (Jateng). Jampidsus juga pernah melakukan sita terhadap 18 sertifikat hak kepemilikan bidang tanah yang tersebar di Bogor, dan Bandung, serta di Boyolali, Karang Anyar, dan Klaten, dari mantan pangdam Siliwangi itu.

Menurut Dirdik Febrie Febrie menegaskan, sitaan dua hotel yang terkait dengan kepemilikan purnawirawan bintang tiga itu menambah nilai rampasan dari hasil penyidikan sementara kasus Asabri.

Masalah kasus korupsi ini,pihak penyidik di Jampidsus sudah menetapkan sembilan orang tersangka.

Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja Tersangka Kasus dugaan Korupsi Asabri

Selain Sonny Widjaja, jajaran direksi Asabri yang ditetapkan sebagai tersangka lainnya, yakni Adam Rachmat Damiri, Bachtiar Effendi, Ilham Wardhana Siregar, dan Hari Setiono. Empat tersangka dari pihak swasta, yakni Benny Tjokrosaputro, dan Heru Hidayat, serta Jimmy Sutopo, dan Lukman Purnomosidi.

Penyitaan aset paling masif dilakukan terhadap dua tersangka, Benny Tjokro dan Heru Hidayat.

Aset yang disita dari Benny Tjokro, yakni 1.200 sertifikat kepemilikan bidang tanah, termasuk 18 unit apartemen mewah; dan resort golf; serta dua Hotel Brother Inn di Yogyakarta dan Solo; satu Hotel Goodway di Batam; Gedung Rupa Rupi seluas 7.300 meter persegi di Bandung.

Sementara,tersangka Heru Hidayat, penyidik menyita tiga tambang batu bara di Kalimantan dan lahan tambang nikel 23 ribu hektare di Sulawesi, serta satu unit kapal tanker, dan 19 unit tugboat.

Disisi lain,ada belasan unit mobil mewah buatan Eropa dan Jepang. Dari penaksiran nilai aset sitaan sementara di Jampidsus mencapai sekitar Rp 11 triliun, sementara kerugian negara dalam kasus Asabri mencapai Rp 23,7 triliun. (R.BAMBANG.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60