5 Tahun Jadi Tersangka, Akhirnya RJ Lino Ditahan KPK

  • Whatsapp
Mantan Dirut Pelindo II RJ Lino Akhirnya Ditahsn KPK.
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Setelah lima tahun menjadi tersangka dan bebas menghirup udara segar,akhirnya mantan Dirut Pelundo II RJ Lino berakhir .

Akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Direktur Utama PT Pelindo II, Richard Joost Lino atau RJ Lino, Jumat (26/3). Lino akhirnya ditahan setelah lima tahun proses penyidikan dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC).

Tampak mantan Dirut Pelindo II RJ Lino keluar dari Gedung KPK mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan tangan diborgol. Ia juga membawa sebuah tas berwarna hitam.

Sementara Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan Lino ditahan untuk 20 hari ke depan di Rutan KPK.

Lino sudah menyandang status tersangka sejak Desember 2015 lalu. Sejak saat itu ia beberapa kali diperiksa selaku tersangka.

Ali Fikri mengatakan pihaknya hari ini memeriksa RJ Lino sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan tiga unit QCC.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka,” kata Ali Fikri.

Kasus korupsi pengadaan QCC di Pelindo II bermula pada Desember 2015. Saat menjabat sebagai Dirut, Lino menetapkan HDHM (PT Wuxi Hua Dong Heavy Machinery. Co.Ltd) dari China sebagai perusahaan penggarap proyek. Penunjukan perusahaan asal China itu dilakukan tanpa melalui proses lelang.

RJ Luno tersangka kasus pengadaan tiga unit QCC tersebut tidak disesuaikan dengan persiapan infrastruktur yang memadai (pembangunan power house), sehingga menimbulkan inefisiensi.

Terdapat potensi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya 3.625.922 dolar AS (sekitar Rp50,03 miliar) berdasarkan Laporan Audit investigasi BPKP atas Dugaan Penyimpangan Dalam Pengadaan 3 Unit QCC Di Lingkungan PT Pelindo II (Persero) Tahun 2010 Nomor: LHAI-244/D6.02/2011 tanggal 18 Maret 2011.

Setelah terkatung-katung di KPK, perkara seorang Richard Joost Lino atau RJ Lino, akhirnya mendapat kejelasan. Lebih dari 5 tahun RJ Lino berstatus tersangka akhirnya ditahan KPK.

Lino juga diduga menyalahgunakan kewenangannya dengan memerintahkan penunjukan langsung kepada perusahaan asal China untuk pengadaan tiga QCC tersebut. Pada saat itu, Lino menjabat Direktur Utama PT Pelindo II.

Kasus korupsi ini yang menjerat RJ Lino mantan Dirut Pelindo II, telah merugikan negara sebesar Rp 50,03 miliar berdasarkan laporan audit investigatif BPKP tahun 2010 Nomor: LHAI-244/D6.02/2011 pada 18 Maret 2011.

Sorotan pada KPK mengenai RJ Lino sebenarnya sudah terjadi sejak 2019. Saat itu pada 27 November 2019 ketika KPK masih dipimpin oleh Agus Rahardjo cs, Komisi III DPR dalam rapat dengar pendapat sempat mempertanyakan perihal RJ Lino.

Pada Maret 2021, kasus RJ Lino akhirnya menemui titik terang. RJ Lino kembali dipanggil KPK untuk diperiksa dengan status tersangka pada 26 Maret 2021. RJ Lino yang memenuhi panggilan KPK langsung ditahan.

Dari semua kasus korupsi,baru kasus korupsi RJ Lino yang cukup lama menjadi tersangka bebas berkeliara,bsk istilahpepatah “Sepandai pandainya menyimpan bauk,Akan terciium juga bauk busuknya,” Bravo KPK.(R.Bambang.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60