Akhirnya 2 Eks Pejabat Pemkab Kutai Timur ke Hotel Prodeo Tenggarong

  • Whatsapp
banner 468x60

KUTIM-KANALPK

Akhirnya pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
mengeksekusi dua mantan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur ke Lapas Tenggarong, Kalimantan Timur, dalam kasus suap proyek infrastruktur di Pemkab Kutai Timur. Keduanya adalah mantan Kepala Bapenda, Musyaffa, dan mantan Kepala BPKAD, Suriansyah.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri,”Pihak Jaksa KPK telah Eksekusi dan melaksanakan putusan PN Tipikor pada PN Samarinda Nomor: 39/Pid.Sus/TPK/2020/PN. Smr tertanggal 15 Maret 2021 atas nama para terpidana yaitu Musyaffa dan Suriansyah dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Tenggarong,” kata Ali Fikri kepada wartawan, Senin (26/4/2021).

Dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan,” ucap Ali.

Musyaffa juga dibebankan mengganti uang sebesar Rp 780 juta. Apabila tidak membayar dalam waktu 1 bulan setelah putusan pengadilan mempunyai kekuatan, maka harta bendanya akan disita dan dilelang oleh jaksa untuk mencukupi uang pengganti tersebut.

Sedangkan, Suriansyah juga telah dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan pidana penjara selama 5 tahun dikurangi selama berada dalam penahanan dan denda sebesar Rp 250 juta. Apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

“Dibebankan juga adanya uang pengganti sebesar Rp 1.080.000.000,- dengan ketentuan apabila tidak membayar dalam waktu 1 bulan setelah putusan pengadilan mempunyai kekuatan, maka harta bendanya akan disita dan dilelang oleh Jaksa untuk mencukupi uang pengganti tersebut, dalam hal tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang penganti maka dipidana dengan pidana penjara selama 8 bulan,” jelas Ali.

Seperti diketahui, ada 7 orang yang terjerat dalam kasus suap proyek ini. Dua orang pemberi suap kepada Bupati Kutai Timur nonaktif, Ismunandar dkk telah dieksekusi lebih dulu oleh KPK ke Lapas Tangerang dan Bontang.

Diantara ke tujuh orang tersangka dalam kasus korupsi Insfrastruktur ,yakni Sebagai penerima
Ismunandar selaku Bupati Kutai Timur;
Encek UR Firgasih selaku Ketua DPRD Kutai Timur;
Suriansyah selaku Kepala BPKAD,
Aswandi selaku Kadis PU;
Musyaffa selaku Kepala Bapenda

Sementara,sebagai pemberi,
Aditya Maharani selaku kontraktor;
Deki Aryanto selaku rekanan. (H.ANDI HARIS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60