Anak Buah Anies Baswedan Mangkir Dipanggil KPK, Tentang Kasus Korupsi Lahan

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengembangkan kasus korupsi lahan rumah dp nol,yang melibatkan Dirut PD Sarana Jaya Yoory yang kini menjadi tersangka.

Pihak KPK akan segera memeriksa Tiga pejabat Perumda PT. Pembangunan Sarana Jaya yang telah mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengusut dugaan korupsi pengadaan tanah program Rumah DP Nol Rupiah.

Sementara para anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu sedianya diperiksa sebagai saksi terkait dugaan rasuah pengadaan lahan di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, namun mangkir dari panggilan tersebut.

“Para saksi akan ditanyai seputar pengetahuannya, di antaranya terkait dengan kegiatan usaha dari Perumda Sarana Jaya dalam pembelian sejumlah aset tanah,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, belum lama ini.

Adapun mereka para saksi yang dipanggil penyidik KPK,diantaranya Bendahara Ekonom Kongregasi Suster-suster CB Provinsi Indonesia Fransiska Sri Kustini, Manajer Unit Pelayanan Pengadaan Perumda Pembangunan Sarana Jaya 2017-2020 Rachmat Taufik, dan Minan Bin Mamad yang merupakan seorang calo tanah.

Kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur ini sudah proses penyidikan.

KPK telah menemukan dua bukti permulaan yang cukup, tetapi belum mengungkap nama tersangka dan konstruksi kasus korupsi ini.

Dalam pusaran kasus korupsi lahan Rumah DP Nol Rupiah,adakah keterlibatan karupsi ini yang melibatkan Gubernur DKI Anies Baswedan,kita tunggu saja hasil penyelidikan pihak penyidik KPK keterlibatan Anies Baswedan dalam pusaran kasus korupsi Lahan tersebut.(Burhanudin/Parman)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60