Andi Kusuma.SH.MK.n, Penegakan Hukum Jangan Tumpul Keatas,Tapi Tajam Kebawah

  • Whatsapp

BREAKING NEWS

JAKARTA-KANALPK

Tugas utamanya adalah menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat, melindungi, mengayomi, melayani masyarakat dan menegkkan hukum.

Konsitusi Kepolisian itu ,tugas utamanya adalah menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat, melindungi, mengayomi, melayani masyarakat dan menegkkan hukum.

Menurut Pakar Hukum Indonesia Andi Kusuma .SH.MK.n menegaskan,
“Sebagai aparat hukum polisi dapat menjalakan fungsinya sebagai penyelidik dan penyidik. Polisi juga berwenang untuk menangkap orang yang diduga melakukan tindak kejahatan,hasil pemeriksaaan yang dilakukan oleh polisi terhadap pelaku tindak criminal disbut dengan BAP (berita acara pemeriksaan) yang akan diserahkan kepada kejaksaan,”tegas Andi Kusuma.SH.MK.n kepada awak media Sabtu (5/3/2022) di Jakarta.

Andi Kusuma menerangkan,Kepolisian Negara diatur oleh UU No. 2 Tahun 2002. tugas pokok kepolisian Negara Republik Indonesia adalah, 1. Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. 2. Menegakkan hukum 3.Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada mayarakat.

Pakar Hukum Andi Kusuma memaparkan,”Untuk melaksanakan tugasnya, kepolisian antara lain berwenang, 1. Menerima laporan dan pengaduan. 2. Menyelesaikan perselisihan warga masyarakat yang dapat menganggu ketertiban umum 3.Mencegah dan menanggulangi tumbuhnya penyakit masyarakat,”ujarnya.

Sementara konsitusi Kejaksaan Republik Indonesia diatur oleh UU No. 16 Tahun 2004, yang dalam undang-undang itu disebutkan bahwa diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri.

Andi Kusuma mengungkapkan,”Kejaksaan adalah alat negara sebagai penegak hukum yang juga berperan sebagai penuntut umum dalam perkara pidana. Jaksa adalah alat yang mewakili rakyat untuk menuntut seseorang yang melanggar hukum pidana maka sisebut penuntut umum yang mewakili umum. kejaksaan merupakan aparat Negara yang bertugas, 1. Untuk melakukan penuntutan terhadap pelanggaran tindak pidana di pengadilan.


Di sini jaksa melakukan penuntutan atas nama korban dan masyarakat yang merasa dirugikan .2. Sebagai pelaksana (eksekutor) atas putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,”tutur Andi Kusuma.SH.MKn pakar hukum Indonesia.

Dia menambahkan, Aparat kejaksaan akan mempelajari BAP yang diserahkan oleh kepolisian. Apabila telah lengkap maka kejaksaan akan menerbikan P21 yang artinya siap dibawa ke pengadilan untuk disidangkan.

Andi Kusuma juga merangkum,”Tugas dan wewenang jaksa di bidang pidana antara lain, 1.Melakukan penuntutan . .2.melaksanakan keputusan hakim yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
3.melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasar UU,” ucapnya.

Dalam bidang ketertiban dan ketentraman umum jaksa turut melakukan penyelidikan yang berupa,1.Peningkatan kesadara hukum
2.Mengawasi aliran kepercayaan yang dapat membahayakan masyarakat dan negara.3.Pengamanan kebijakan penegakan hukum.

Sementara konsitusi lembaga Kehakiman,
tugas utama seorang hakim adalah memeriksa, memutus suatu tindak pidana atau perdata. Untuk itu seorang hakim dalam menjalankan tugasnya harus lepas dari segala pengaruh agar keadilan benar-benar bisa ditegakkan.

Di tingkat pusat kekuasaan kehakiman dilakukan oleh MA dan MK. jika MA merupakan lembaga peradilan umum tertinggi, maka MK merupakan lembaga peradilan khusus karena tugasnya,terbatas kepada hak uji terhadap UU ke atas ,
sengketa kewenangan antar lembaga Negara,
pembubaran partai politik.

Andi Kusuma menerangkan,”Memutuskan presiden dan/atau wakil presiden telah melanggar hukuman tidak mengurusi masalah pidana,”papar Andi Kusuma.

Disisi lain,lembaga KPK,dimana lembaga baru yang dibentuk karena tuntutan dan amanat reformasi agar Negara bersih dari praktek KKN.

Dibentuk berdasarkan UU no 30 tahun 2002. Tugas utamanya adalah menyelidiki dan memeriksa para pelaku korupsi yang dilakukan oleh para pejabat Negara.

KPK ini dalam menjalankan tugasnya bertanggungjawab langsung kepada presiden.

(R.BAMBANG.SS)

Related posts