CIC Dukung Polda Jateng Upaya Pencegahan Serta Pemberantasan Kasus Korupsi

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Dewan Pemimpin Pusat Corruption Investigastion Commiittee (CIC) mendukung penuh langkah Kepolisian Daerah Jawa Tengah(Jateng) akan lebih mengedepankan upaya pencegahan serta pemberantasan dalam kasus-kasus korupsi yang ada di jawa Tengah.

Ketua Umum R.Bambang.SS Ketua Umum CIC mengatakan,”diharapkan pihak Polda Jawa Tengah akan menjalin kerjasama dengan lembaga penggiat anti korupsi, Kejaksaan dan Pengadilan, dalam upaya untuk memberantas korupsi dengan membuat portal Korupsi sehingga masyarakat bisa melaporkan indikasi korupsi,”ujar R.Bambang.SS kepada wartawan di Jakarta Kamis (4/11/2021).

CIC berhrao pihak Polda Jateng segera membuka wacana berbasis online yang dapat dimanfaatkan masyarakat ini,sehingga bisa kebanjiran banyak laporan.

Bambang mengungkapkan, “Aduan dari masyarakat akan cukup banyak, namun demikian, namun semua laporan itu akan di verifikasi terlebih dulu oleh pihak Polda Jateng, lalu laporan masyarakat ini dapat ditindak serta dilanjuti secara bersama-sama,”ungkap Ketua Umum CIC.

CIC bangga pada masyarakat dan seluruh elemen yang benar hebat dalam memberikan dukungan kepada Polda Jateng,CIC menegaskan diri untuk siap menjadi agen antikorupsi. Sejak dini CIC mengajak mereka untuk terlibat, merasakan, mengkritik bahkan mencaci terhadap hal-hal berbau korupsi.

R.Bambang.SS Ketua Umun CIC menegaskan,”CIC berkoomitmen dalam upaya pembera
ntasan korupsi merupakan tonggak penting dalam pemerintahan sebuah negara. Di Indonesia, hampir setiap pemilihan kepala negara tak luput dari kesungguhan meneropong apa komitmen yang diberikan oleh calon kepala negara untuk memberantas korupsi. Tak pelak ini terjadi karena korupsi terus terjadi menggerus hak rakyat atas kekayaan negara. Kekayaan negara yang berlimpah, nyaris tak tersisa untuk kesejahteraan masyarakat,”tegas Bambang.

Semuanya tergerus oleh perilaku licik birokrat berkongkalingkong dengan para koruptor. Komitmen pemberantasan korupsi ini juga menjadi daya tarik pemilih untuk mencari calon kepala negara yang memiliki komitmen nyata dan memberikan secercah harapan bahwa setiap orang yang berbuat curang pada negara layak diusut sampai penghabisan.

Ketua Umum CIC memaparkan,”Perjalanan panjang memberantas korupsi seperti mendapatkan angin segar ketika muncul sebuah lembaga negara yang memiliki tugas dan kewenangan yang jelas untuk memberantas korupsi. Meskipun sebelumnya, ini dibilang terlambag dari agenda yang diamanatkan oleh ketentuan Pasal 43 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, pembahasan RUU KPK dapat dikatakan merupakan bentuk keseriusan pemerintahan Presiden Jokowi dalam pemberantasan korupsi. Keterlambatan pembahasan RUU tersebut dilatarbelakangi oleh banyak sebab. Pertama, perubahan konstitusi uang berimpilkasi pada perubahan peta ketatanegaraan. Kedua, kecenderungan legislative heavy pada DPR. Ketiga, kecenderungan tirani DPR. Keterlambatan pembahasan RUU KPK salah satunya juga disebabkan oleh persolan internal yang melanda system politik di Indonesia pada era reformasi,”ungkap R.Bambang.SS.

Pemerintahan boleh berganti rezim, berganti pemimpin, namun rakyat Indonesia menginginkan pemimpin yang benar-benar berkomitmen besar dalam pemberantasan korupsi,seperi kehadiran CIC.Harapan dan keinginan kuat untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi telah disandarkan di pundak pemimpin baru negara ini yang akan memulai perjalanan panjangnya pada tahun tahun mendatang. Kemauan politik kuat yang ditunjukkan untuk mendukung lembaga pemberantas korupsi di negeri ini yang nantinya akan dicatat sebagai sejarah baik atas panjangnya upaya pemberantasan korupsi yang selama ini sudah dilakukan. Semoga!.(Jupiter Sembiring)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60