CIC Dukung Polri,Berantas LSM Yang Melakukan Tindak Pidana Pemerasan

  • Whatsapp
banner 468x60

PEKANBARU-KANALPK

Dewan Pimpinan Pusat CORRUPTION INVESTIGASTION COMMIITTEE (CIC) mengapreasi langkah pihak Polres Metro Jakarta Pusat menangkap seorang oknum ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) Tameng Perjuangan Rakyat Antikorupsi (Tamperak), Kepas Panagean Pangaribuan. Kepas Panagean ditangkap atas dugaan pemerasan Rp 2,5 miliar,karena perbuatan ini jelas mencoreng nama LSM dan melanggar hukum.

Untuk itu CIC menghimbau agar LSM maupun penggiat anti korupsi harus menjalankan fungsi tugasnya untuk membantu pihak penegakan hukum untuk melakukan pemberantasan korupsi di negara kita,bukan sebaliknya melakukan hal hal yang melanggar hukum.

Ketua Umum CIC R.Bambang.SS menegaskan,”terkait penangkapan ketua umum LSM Tampersk dala kasus tindak pidana pemerasan sudah mencoreng nama baik sebagai organisasi, dia ditangkap karena mencoba memeras anggota Polri hingga Rp 2,5 miliar jelas ini pelanggaran hukum,” tutur R.Bambang.SS wartawan, Selasa (23/11/2021) di Pekanbaru.

Ketua LSM Tampersk Kepas Panagean Pangaribuan ditangkap di Sekretariat Tamperak di Jl Palem V Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 17.00 WIB kemarin sore.

Kepas Panagean ditangkap seusai memeras anggota Polsek Menteng. Dalam aksinya ini, pelaku menakut-nakuti anggota polisi dengan mencatut nama petinggi Polri hingga pejabat negara.

R.Bambang.SS menegaskan,”Kronologis peristiwa ini,dimana Kepas kemudian mengancam akan memviralkan anggota Satgas tersebut karena tidak bekerja secara profesional dan melanggar SOP. Kepas kemudian meminta uang sebesar Rp2,5 miliar kepada anggota Satgas begal agar tidak memviralkan ke media sosial, jelas ini sudah ada niat jelek dan unsur pemerasan,”tegas Ketua Umum CIC.

CIC memberikan dukungan kepada Polri agar menindak tegas bagi LSM dan penggiat antikorupsi yang melakukan pemerasan, sehingga hal ini membuat mereka jera.

Dan CIC meminta kepada pihak Polres Metro Pusat mengusut tuntas atas kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Ketua LSM Tampersk hingga kepengadilan.

Kepas dipersangkakan tindak pidana pemerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 368 dan 369 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 4 UU ITE ancaman lima sampai enam tahun. (JUPITER SEMBIRING/BURHANUDDIN)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60