CIC Menilai 14 Bulan Harun Masiku Buron KPK Belum Juga Ditemukan

  • Whatsapp
banner 468x60
Ketua Umum CIC R.Bambang.SS

JAKARTA-KANALPK

Harun Masiku buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)i,hingga kini tidak diketahui jejaknya.

Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigastion Commiittee (CIC) menilai lankah KPK menuntaskan penanganan kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024 yang menjerat Harun dinilai lamban.

CIC,beranggapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gagal menangani kasus mantan politisi PDI Perjuangan, Harun Masiku.

Sudah satu tahun lebih, sejak Harun Masiku menjadi tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Menurut Ketua Umum CIC R.Bambang.SS, sudah satu tahun lebih KPK gagal menangkap mantan caleg PDI-P itu.

R.Bambang.SS mengatakan,” sedari awal KPK memang tidak menginginkan buronan korupsi suap pergantian antar waktu anggota DPR RI itu tertangkap,” ujar Ketua Umum CIC , Rabu (19/05/2021) di Jakarta kepada wartawan.

R.Bambang.SS,menjelaskan, pernyataan itu memiliki argumen sendiri. Pihaknya menyoroti pimpinan KPK dan Deputi Penindakan KPK yang tak kunjung melakukan evaluasi kinerja atas satuan tugas pencari keberadaan Harun Masiku.

“Padahal, dengan waktu pencarian yang sangat lama ini, anggota Satgas itu seharusnya sudah dirombak total,” tutur R.Bambang.SS penggiat anti korupsi ini.

Seharusnya,kegagalan penangkapan Harun Masiku ini, harusnya bisa menjadi indikator untuk menilai kinerja Deputi Penindakan KPK dan harus bekerjasama dengan lembaga hukum lainnya,agar buronan ini dapat diketahui jejaknya.

Ketua Umum CIC R.Bambang.SS menegaskan,”masalah kasus ini “ menyimpan tanda tanya besar yang belum terjawab di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu,Pihak KPK sendiri mengaku masih terus mengejar bekas caleg PDI Perjuangan itu. KPK sudah membentuk dua satgas khusus untuk mencari Harun Masiku dan 6 buron lainnya.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut, satgas ini telah melibatkan kepolisian. Ia juga mengaku, KPK membuka kontak pelaporan bagi masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Harun Masiku.

“Kami nggak akan berhenti (mencari) pihak yang mangkir baik itu saksi atau tersangka,” tegas Alex.

KPK awalnya hendak menangkap Harun Masiku pada awal Januari 2020. Namun, ia keburu kabur. Pada 7 Januari 2020 Harun Masiku pun resmi masuk daftar pencarian orang (DPO).

Harun Masiku menjadi tersangka karena berusaha menyuap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan mantan Anggota Bawaslu Agustiani Trio Fridelina.

Selain Harun, 3 tersangka lain telah terbukti bersalah dan mendapat vonis hukuman. Saeful Bahri sesama kader PDIP pelaku suap divonis penjara 1 tahun 8 bulan dan denda RP150 juta subsider 4 bulan kurungan.

Buronan KPK Harun Masuki Belum Ditemukan

Sedangkan, Wahyu Setiawan mendapat vonis penjara 6 tahun dan denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan. Lalu, Agustiani Tio Fridelina divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan.

Hingga kini, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum berhasil menangkap buronan Harun Masiku. KPK meyakini mantan caleg PDI Perjuangan tersebut masih di Indonesia.

Pencarian terhadap Harun Masiku masih terus dilakukan. Menurutnya, KPK telah membentuk satgas khusus untuk memburu Harun yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dari PDIP,kita lihat berhasilkah KPK memburu buronan Harun Masiku.(MULYADI/BURHANUDDIN)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60