CIC Minta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Copot Direktur Polairud Diduga Lepaskan BBM Ilegal

  • Whatsapp

JAKARTA-KANALPK

Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigastion Commiittee (CIC) meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera mencopot Direktur Polairud,dimana Direktur Polairud Polda Metro Jaya yang sudah diadukan ke Propam Polri oleh Monitoring Saber Pungli Indonesia (MSPI) karena melepaskan tangkapan Tongkang TB Baruna I Samrinda yang diduga memiliki BBM ilegal,beberapa waktu lalu.

CIC menilai,adapun laporan tersebut Melalui surat Nomor: 014/Lapor-MSPI/II/2022, Jkt, Tgl. 21 Februari 2022, Kapolda dan Dir. Polairud Polda Metro Jaya dilaporkan karena tidak membalas surat konfirmasi yang sudah dikirimkan MSPI.

Ketua Umum CIC R.Bambang.SS menegaskan,”Pengaduan ke Kadiv Propam Polri itu dilakukan setelah tiga kali surat konfirmasi dari Monitoring Saber Pungli Indonesia (MSPI) yang dikirimkan ke Direktur Polairud Polda Metro Jaya dan ke Kapolda Metro Jaya, tidak dijawab,” tegas R.Bambang.SS Kamis (3/3/2022) kepada awak media di Jakarta.

VIC berharap, Kadiv Propam Polri melakukan pemeriksaan internal kepolisian, apakah melepaskan Tongkang SPBO TB Baruna I Samrinda itu sudah sesuai prosedur,CIC menuduga “Ada Udang Dibalik Batu”.

R.Bambang.SS mengungkapkan,”Kami menduga ada permainan kotor sehingga pengaturan itu tidak ditindak lanjuti ke penyidikan. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan Propam Polri,” pungkas Ketua Umum CIC.

Kapal Patroli (KP) VII-2004, KP VII-1002, KP VII-1010, KP BII-1019 dan KP-VII 1024, melaksanakan Patroli di Dermaga Pelabuhan Kali Adem; Hari Senin tanggal 17 Januari 2022, Melaksanakan Pemeriksaan Terhadap Tongkang SPBO TB BARUNA I Samarinda GT 116 Berbender Indonesia, dengan Nahkoda Donal Albert dengan 8 ABK dan truk sejumalah Tangki PT. ALVINDO TRANS MANDIRI, diantaranya Truk Tangki B-9178-SYV.

Dimana,Tim Satuan Patroli (Satrol) Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap dokumen Tongkang SPBO TB BARUNA I Samarinda diketahui Tongkang SPBO TB BARUNA I Samarinda beroperasi di bawah payung hukum PT. Sejahtera Energi Raya, sedang melakukan kegiatan menerima BBM (Solar) melalui Truck Tangki PT. ALVINDO TRANS Mandiri dari darat tidak dilengkapi dokumen.

Hasil investigasi yang dilakukan CIC di dermaga ujung Pelabuhan Kali Adem bahwa Tongkang SPBO TB BARUNA I Samarinda masih dikawal 1 unit Kapal Patroli (KP.VII-1017). Tetapi pada hari Senin Tgl 24 Januari 2022, malam setiap harinya, Tongkang SPBO TB BARUNA I Samarinda sudah beroperasi dan berpindah dari Dermaga Ujung Pelabuhan Kali Adem dan mendekat ke dermaga pangkal untuk menerima atau mendapatkan pasokan BBM (Solar) dari Truck-truck Tangki BBM dari darat,jelas ini telah merugikan negara.

Ketua Umum CIC R.Bambang.SS memaparkan,”Terkait dengan beroperasinya Tongkang SPBO TB Baruna I Samarinda itu, CIC meminta Kapolri segera mencopot Direktur Polairut dan oknum yang terlibat secara tuntas Dimata hukum,karena oknum tersebut sudah meruksa Marwah Kepolisian,dimana dasar hukum Tongkang SPBO TB Barruna I Samarinda.

Sehingga pihak MSPI mengajukan pengaduan ke Kapolri, Kadiv Propam Polri, Irwasum Polri, Kompolnas dan Komisi III DPR RI ,yang jelas hukum itu,Jangan Tajam Keatas Tumpul Kebawah,”pungkasnya.

(DJ SEMBIRING)

Related posts