CIC Minta Kapolri Tangkap Bos Judi Hotel Satria Karimun Vincent Karena Tidak Gentar Intruksi Kapolri

  • Whatsapp

BREAKING TOP NEWS

JAKARTA-KANALTV

Maraknya judi di Karimunvbukan rahasia umum lagi yang berkedok Ketangkasan (Gelper) hingga Judi Bola Pimpong ,bahkan para bos judi Vincent merasa kebal hukum,karena Dibacking penegak hukum dikarimun Kepri hingga Mabes Polri.

Padahal praktek Judi masih saja marak dan tetap buka,jelas intruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikangkangi jajarannya
seperti oknum Kapolres Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri.

CIC meminta kepada Kapolri tidak memberikan ruang kepada Vincent bos judi di Satria Karimun Hotel untuk membarantas judi, dan menangkap Vincent.

CIC juga meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Bagian Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komjen Agus Adrianto agar memerintahkan jajarannya untuk turun ke Karimun untuk menangkap bos kakap judi Vincent serta memberantas segala bentuk perjudian online,Jacpot atau yang dikenal sebagai judi gelper, di Satria Karimun Hotel Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam keterangan persnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Corruption Investigation Committee (CIC) membeberkan tentang Lokasi Perjudian yang kian marak di daerah. Seperti yang terjadi di Satria Karimun Hotel sekarang bukan rahasia umum lagi maraknya perjudian di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sulit untuk dibasmi.

Karena arena perjudian tersebut ada indikasi Dibacking oknum aparat setempat, dimana para bos judi memberikan “Upeti” yang beragam variasi yang membuat tergiur para oknum aparat, maupun oknum lainnya perjudian di Satria Karimun Hotel ,semakin marak,karena intruksi Kapolri tidak berlaku bagi para bos judi Satria Karimun Hotel Vincent.

Adapun jenis perjudian di Karimun di Satria Karimun Hotel berbagai modus, mulai dari judi ketangkasaan yang berkedok permainan elektronik hingga judi bola pimpong di setiap ruang VIP di karaoke,serta peredaran Narkoba jenis Exstasy salah satunya di Satria Karimun Hotel.

Telekgram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan telegram ST/2122/X/RES/1.24/2021, agar seluruh Kapolda se – Indonesia tegas segala bentuk perjudian, jika ada oknum polisi yang terlibat membekingi agar tindak tegas, namun himbauan itu tidak berlaku dikarimun Provinsi Kepri, bahkan intruksi Kapolri dikankangi dan diabaikan oleh para penegak hukum di Karimun dan hanya jadi “Isapan Jempol ” belaka,alias tidak digubris Kapolres Karimun.

Ketua Umum CIC Raden Bambang.SS menegaskan,”Masalah perjudian di Karimun sulit untuk dibasmi, karena banyak keterlibatan oknum aparat yang diduga membacking perjudian di Karimun Provinsi Kepri, sehingga telegram Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tidak berlaku di Kabupaten Karimun, karena begitu banyak perjudian yang ada di Karimun,karena ada dugaan oknum polisi mendapatkan “Upeti” juga melakukan koordinasi dari sang big bos judi Satria Karimun Vincent, dan rumor itu sudah lama beredar ditengah publik,” tegas Ketua umum DPP CIC Raden Bambang.SS kepada wartawan di Jakarta Senin, (18/07/2022).

CIC meminta dengan tegas kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menindak tegas jajarannya dan mencopot Kapolres Karimun, yang diduga kuat pembiaran perjudian di Karimun Provinsi Kepri.

“Sekan Kapolres Karimun ,dan jajarannya melakukan pembiaran tidak melakukan apa apa, hal ini menjadi pertanyaan besar bagi Tokoh masyarakat, khususnya masyarakat Kepri,” ungkap Raden Bambang.SS.

CIC meminta dan berharap Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto dapat menurunkan Tim ke Karimun menangkap bandar judi Hotel Satria Karimun Vincent.

Disisi lain,para bos judi Hotel Satria Karimun Vincent di Kabupaten Karimun Prov.Kepri tidak pernah gentar akan intruksi Kapolri,karena mereka sudah “Menyetor”ke Mabes Polri,benarkah itu,jika itu benar,pastas saja judi di Hotel Satria Karimun tetap beroperasi.

(BURHANUDDIN)

Related posts