CIC Minta Kejagung Kasasi Vonis Mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Masalah vonis yang dijatuhkan oleh pihak Pengadilan Tinggi (PT) DKI sangat menggegerkan publik,dimana seharusnya Penegak hukum yg melanggar hukum harusnya hukumannya diperberat, kok ini malah dikurangi .

16.542 orang telah menandatangani petisi agar jaksa mengajukan kasasi atas vonis Pinangki Sirna Malasari yang disunat. Hukuman mantan jaksa itu sebelumnya disunat dari 10 tahun penjara menjadi 4 tahun penjara.

Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigastion Commiittee (CIC) menilai putusan PT terhadap mantan jaksa ini cukup tidak adil dibandingkan dengan kasus,seperti
Maling ayam, penjambret, perampok, dan beberapa tindakan kejahatan diawali karena faktor ekonomi dan pendidikan tak berkeadilan.

Salah satu penyebab ekonomi dan pendidikan tidak berkeadilan adalah korupsi . Sudah saatnya hukuman berat (mati/kebiri) hukum sosial (bersih-bersih sungai atau jalan) dimiskinkan bagi para pelaku kejahatan korupsi tanpa toleransi. Selama hukumnya masih terlalu ‘lembut’, Indonesia Raya akan tetap seperti ini.

Menurut Ketua Dewan Pembina CIC Dr.Suryanto.SH.MH.MKn mengung
kapkan, kekecewaan vonis sunat oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta.

“Keadilan harus di tegakkan, buktikan bahwa setiap warga negara sama di mata hukum,”ujar Dr.Suryanto.SH.MH.MKn kepada wartawan Minggu (20/06/2021) di Jakarta.

Penandatangan dari berbagai petisi lainnya, juga sangat kecewa dengan putusan vonis yang disunat ini.

Ketua Dewan Pembina CIC Dr.Suryanto.SH.MH.MKn yang juga berprofesi sebagai seorang Advokad berharap hukuman dilipatgandakan menjadi 15 tahun penjara ditambah Pinangki dibikin melarat. “Hukuman pinangki harus ditambah menjadi minimal 15 tahun penjara dan kekayaan nya harus dimiskinkan,” tegasnya.

CIC meminta Kejaksaan Agung untuk segera mengajukan kasasi atas vonis majelis tingkat banding yang menurunkan hukuman Pinangki. Hal itu untuk membuka kesempatan agar Pinangki dihukum lebih berat.

Ketua Dewan Penasehat CIC mengatakan,”Kejaksaan Agung harus segera mengajukan kasasi untuk membuka kesempatan Pinangki dihukum lebih berat. Ketua Mahkamah Agung juga harus selektif dan mengawasi proses kasasi tersebut,”ungkap Dr.Suryanto.SH.MH.MKn.

Sampai saat ini, pihak Kejagung , Jaksa Agung ST Burhanuddin belum memberikan sikap atau vonis Pinangki itu. Apakah menerima hukuman 4 tahun penjara sesuai tuntutannya, atau akan kasasi.

Sudah kita ketahui,bahwa mantan jaksa Pinangki menjadi makelar kasus alias markus agar terpidana korupsi Djoko Tjandra bisa lolos dari hukuman penjara dengan mengajukan Fatwa ke Mahkamah Agung (MA).

Dalam dakwaan, sejumlah nama juru kunci hukum di negeri ini disebut Pinangki untuk memuluskan Fatwa MA itu, seperti Ketua MA hingga Jaksa Agung.

Di PN Jakpus, Pinangki dihukum 10 tahun penjara. Tapi di banding disunat menjadi 4 tahun penjara.

“Padahal, saat itu status Djoko buron. Tapi usaha Pinangki terbongkar dan dia harus mempertanggungjawabkan segala oerbuatan melawan hukum,”pungkas Dr.Suryanto.SH.MH.MKn. (R.Bambang.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60