DPP CIC Dukung Kekagug,Terkait Kasus Asabri

  • Whatsapp
banner 468x60

JAMBI-KANALPK

Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigastion Committe (CIC) mendukung penuh langkah pihak Kejagung dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Bahkan CIC memberikan Apresiasi kepada pihak Kejagung maupun pihak kejaksaan di Indonesia yang telah melakukan pemberantasan korupsi,hal ini merupakan barometer pemberantasan terhadap para pelaku korupsi yang menggerogoti uang negara, baik secara berjamaah maupun secara individu disetiap daerah di Indonesia,baik oknum pejabat maupun oknum swasta.

Seperti halnya,kini pihak Kejagung sedang melakukan pemeriksaan para saksi di kasus korupsi PT Asabri (Persero) terus bergulir.

Pihak Kejaksaan Agung telah memanggil sebanyak 11 orang saksi dari berbagai kalangan untuk mendalami keterangan mengenai perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana Investasi oleh Asabri pada beberapa perusahaan periode tahun 2012 sampai 2019.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung.

Sebelas orang yang diperiksa ini, 6 di antaranya bekerja di perusahaan sekuritas. Lainnya di perusahaan manajemen investasi hingga karyawan swasta.

Ketua Umum Corruption Investigastion Committe (CIC) menegaskan,adapun mereka yang diperiksa pihak Kejagung, sebagai saksi diantaranya, RMAHC selaku Karyawan Swasta (Broker) dan MH selaku Repo Admin pada PT Bumi Nusa Jaya Abadi, Keduanya diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT Asabri (Persero) dengan tersangka TT,”ujar R.Bambang.SS kepada wartawan Rabu (22/09/2021) di Jambi.

Berikutnya, UPS menjabat Direktur di PT Synergi Internusa Sejahtera, ME selaku Sales PT Trimegah Securities, Tbk, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI); AD selaku Direktur PT Corpus Sekuritas, dan MA selaku (Direktur Anugerah Sekuritas Indonesia. Kedelapan tersangka ini diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI).

Menurut R.Bambang.SS Ketua Umum CIC,seperti diketahui, baru-baru ini Korps Adhyaksa menetapkan satu tersangka baru, yakni Presiden Direktur PT Rimo International Lestari, Teddy Tjokrosaputro pada kasus rasuah yang merugian keuangan negara sebesar Rp 22,78 triliun itu,”tegasnya.

Dengan demikian, R.Bambang.SS mengungkapkan,” pihak Kejaksaan Agung sudah menetapkan 10 nama tersangka di kasus ini. Selain Teddy Tjokro, nama lainnya ialah Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri (ARD) sebagai Direktur Utama Asabri periode 2011-2016, Letjen Purn Sonny Widjaja (SW) sebagai Direktur Utama Asabri periode 2016-2020, dan Bachtiar Effendi (BE) sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Investasi Asabri periode 2012-2015. Lainnya yakni Hari Setianto (HS), Direktur Investasi dan Keuangan Asabri periode 2013-2019,”ungkap Ketua Umum CIC.

CIC berharap,selanjutnya Ilham W Siregar (IWS), Kepala Divisi Investasi Asabri periode 2012-2017, Lukman Purnomosidi (LP), Presiden Direktur PT Prima Jaringan & Dirut PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP), Heru Hidayat (HH) Presiden PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Benny Tjokrosaputro (BTS) atau Bentjok sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) dan Jimmy Sutopo (JS), Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relationship.(R.H.Simbolon)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60