DPP CIC Dukung Novel Dkk Masalah TWK

  • Whatsapp
banner 468x60
Wakil Ketua Umum CIC Jupiter Sembiring

JAKARTA-KANALPK

Dewan Pimpinan Pusat Corruption Invesrigastion Commiittee (CIC),menyampaikan keprihatinan atas kisruh yang terjadi di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait masalah Tes Wasasan Kebangsaan (TWK) sebagai salah satu penilaian untuk alih status jadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

CIC memberikan dukungan moral bagi pegawai, baik yang memenuhi syarat maupun tidak untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Diketahui, imbas dari pemberlakuan UU 19/2019, para pegawai KPK kini beralih status jadi ASN.

Wakil Ketua Umum CIC Jupiter Sembiring mengatakan,”Kami sedih dan prihatin serta duka yang dalam serta ingin mendoakan KPK yang benar-benar berintegritas,” ujar Jupiter Sembiring, kepada www.kanalpk.com Senin (31/05/2021) di Jakarta.

Jupiter Sembiring menilai lembaga antirasuah yang merupakan anak kandung reformasi tersebut sudah diambang sakaratul maut.

Menurut Wakil Ketua Umum CIC,terlihat dari komitmen negara yang tidak lagi bersungguh
-sungguh memberantas korupsi di negeri yang kita cintai ini.

“Kita sudah tidak punya lagi standar nilai-nilai integritas, tidak punya lagi standar wawasan kebangsaan,”ungkap Jupiter Sembiring.

“Ini sifatnya adalah dukungan moral, empati, kepada teman-teman yang sedang berjuang di KPK. CIC enggak punya kekuasaan apa-apa kecuali prihatin dan berempati saja,” pungkasnya.

NOVEL DKK 75 PEGAWAI KPK TERKAIT TWK

Jupiter Sembiring memaparkan beberapa nama alumni yang menyampaikan dukungan moral terhadap pegawai KPK ,termasuk DPP CIC di antaranya ialah mantan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif; mantan Juru Bicara KPK yang juga pernah menjadi Plt pimpinan lembaga tersebut, Johan Budi; mantan Penasihat KPK, Mohammad Tsani Annafari; mantan penyidik KPK, Hendrik Natalus Christian; dan lain sebagainya termasuk teman teman LSM pengiat anti korupsi.(BURHANUDDIN/JONI/MULYADI)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60