Eks Bupati Sri Wahyumi Baru Bebas, Ditangkap KPK

  • Whatsapp
Sri Wahyuni Mantan Bupati Tertangkap Lagi
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Baru saja bebas menghirup udara segar,mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip, ditangkap KPK lagi.

Emosi Sri Wahyumi pun meledak saat ditangkap pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini disampaikan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam konferensi pers di kantornya. Sebab, Sri Wahyumi tidak ditampilkan ke publik saat konferensi pers.

Tidak bisa menampilkan tersangka karena berupaya menyampaikan tapi kemudian setelah akan dilakukan penahanan keadaan emosi tidak stabil. Kami tidak bisa menampilkan yang bersangkutan,” ucap Ali di KPK, Kamis (29/4/2021) kepada wartawan.

Sebelumnya, Sri Wahyumi bebas dari penjara setelah menjalani masa hukuman dalam perkara suap-menyuap terkait revitalisasi pasar di wilayahnya. Namun, dia ditangkap lagi oleh KPK.

“Betul sudah bebas hari ini dari Lapas Kelas II-A Tangerang,” ucap Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Rika Aprianti saat dimintai konfirmasi oleh wartawan Kamis (29/4/2021).

Pihak KPK mengatakan penangkapan Sri Wahyumi yang baru bebas ini dilakukan karena ada penyidikan baru. Namun, KPK belum menjelaskan kasus yang dimaksud.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan,”Betul, Saudari Sri Wahyumi Manalip dilakukan penyidikan terkait dengan perkara korupsi lainnya. Yang bersangkutan dulu tersangkut perkara korupsi berupa suap dan sudah menjalani vonis,” kata Ketua KPK Firli kepada awak media Kamis (29/04/2021) di Jakarta.

Sri Wahyumi awalnya terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Selasa, 30 April 2019, atau sekitar 2 tahun lalu. Dia ditangkap bersama beberapa orang lainnya.

KPK kemudian menetapkan Sri Wahyumi sebagai tersangka. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama anggota tim sukses Sri Wahyumi, Benhur Lalenoh, dan seorang pengusaha bernama Bernard Hanafi Kalalo.

Proses hukum berlanjut hingga ke meja hijau. Setelah melewati sejumlah persidangan, Sri Wahyumi dituntut 7 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Divonis 4,5 Tahun Penjara

Sri Wahyumi kemudian divonis 4 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Dia diyakini bersalah menerima suap dari pengusaha Bernard Hanafi Kalalo.

Sri Wahyumi dinyatakan bersalah memerintahkan Benhur Lalenoh menawarkan paket pekerjaan kepada para pengusaha di Manado. Namun ada syarat di balik tawaran tersebut, yaitu commitment fee 10 persen.

Kronologis kasus ini,berawal Bernard, yang ingin mendapatkan proyek di Talaud, menemui Sri Wahyumi untuk menanyakan tentang paket pekerjaan proyek yang bisa dikerjakannya. Bernard pun mendapatkan 2 proyek revitalisasi pasar dari Sri Wahyumi, yakni revitalisasi Pasar Beo dengan nilai proyek Rp 2,8 miliar dan proyek revitalisasi Pasar Lirung dengan nilai proyek Rp 2,9 miliar.

Pihak Sri Wahyumi kemudian meminta fee yang disepakati. Bernard memberi uang Rp 100 juta yang terdiri dari Rp 30 juta diterima Benhur dan Ketua Pengadaan Kerja Pengadaan Jasa Konstruksi Ariston Sasoeng menerima Rp 70 juta.

Sementara Sri Wahyumi dinyatakan menerima barang mewah dari Bernard senilai total Rp 491 juta. Berikut ini rinciannya:

  1. Telepon satelit merek Thuraya beserta pulsa Rp 28 juta.
    2.Tas tangan merek Balenciaga seharga Rp 32,9 juta dan tas tangan merek Chanel seharga Rp 97,3 juta.
    3.Jam tangan merek Rolex seharga Rp 224 juta.
  2. Cincin merek Adelle seharga Rp 76,9 juta dan anting merek Adelle seharga Rp 32 juta.

Hak politik Sri Wahyumi juga dicabut selama 5 tahun.

Sri Wahyumi yang tak terima dengan putusan hakim mengajukan peninjauan kembali (PK). Mahkamah Agung (MA) pun mengabulkan PK dan menyunat hukuman Sri Wahyumi dari 4 tahun 6 bulan menjadi 2 tahun penjara. Namun kurir suap Benhur Lelonoh malah dihukum lebih berat, yaitu 4 tahun penjara.

KPK pun mengaku kecewa. Meski demikian, KPK tetap menghormati dan melaksanakan putusan MA tersebut. Sri Wahyumi pun dieksekusi ke Lapas Wanita dan Anak Tangerang pada Senin (26/10/2020) tahun lalu.

Namun kekecewaan pihak KPK kini terobati atas penangkapan kedua baru bebas mantan Bupai Sri Wahyumi kini ditangkap kembali dan langsung ditahan.(R.BAMBANG.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60