Hadapi Arus Balik Lebaran,Polda Metro Jaya Gunakan Dua Skenario

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Menyikapi arus mudik,Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan skenario atau rekayasa lalu lintas untuk arus balik Lebaran 2021.

Adapun,Skenario itu disiapkan oleh pihak kepolisian untuk mengantisipasi jika terjadi kemacetan arus lalu lintas. Apalagi, berdasarkan catatan ada sebanyak 360 ribu kendaraan yang tercatat keluar dari Jakarta.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes.Pol.Dambodo Purnomo Yogo mengatakan,””Antisipasi arus balik kami sudah siapkan skenario-skenario, baik yang sifatnya contra flow maupun sifatnya one way,” ujar Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Selasa (11/5/2021) kemarin kepada wartawan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes.Pol. Sambodo menjelaskan untuk contra flow di KM 65 sampai KM 42 Tol Cikampek arah Jakarta. Contra flow, lanjutnya, bisa diperpanjang hingga KM 28 dan KM 5 jika memang diperlukan.

Jika contra flow masih belum bisa mengatasi kemacetan, Ditlantas Polda Metro Jaya bakal berkoordinasi dengan Korlantas untuk menerapkan sistem satu arah atau one way di ruas jalan tol.

“Biasanya mulai dari Tol Cikampek sampai Jakarta atau malah mungkin dari Kalikangkung, Semarang seperti dua tahun lalu. Tentu ini berdasarkan atensi dari perintah Korlantas Polri,” tutur Sambodo.

Sementara,pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 381.851 kendaraan ‘mudik’ meninggalkan Jabotabek pada H-7 sampai H-3 Lebaran atau Kamis (6/5) hingga Senin (10/5).

Untuk arah timur, ia merinci 132.231 kendaraan meninggalkan Jakarta lewat dua gerbang tol, yaitu Cikampek Utama dan Kalihurip Utama. Angkanya turun 48,4 persen dibanding lalu lintas normal, yakni 256.044 kendaraan.

Lalu, arah barat tercatat 140.505 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui gerbang tol Cikupa jalan tol Tangerang-Merak. Angka ini turun 22,1 persen dari lalu lintas normal, yaitu 180.433 kendaraan.

Sementara, ke arah selatan sebanyak 109.115 kendaraan keluar dari Jakarta lewat gerbang tol Ciawi jalan tol Jagorawi. Angkanya turun 18,5 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 133.811 kendaraan.

“Sepanjang periode peniadaan mudik Idulfitri 1442 H pada 6-17 Mei 2021, Jasa Marga mengimbau pelaku perjalanan melengkapi dokumen persyaratan, antara lain SIKM dan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 3×24 jam, rapid test 2×24 jam atau hasil tes Genose C19 sebelum berangkat,” ucapnya.

Pelaku perjalanan yang dimaksud kategori dikecualikan, seperti kendaraan logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil, dan kepentingan persalinan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sebelumnya mengungkapkan sebanyak 1,2 juta warga tercatat keluar DKI Jakarta sebelum dan pada masa periode pengetatan dan larangan mudik, baik lewat jalur udara maupun darat.

Terkait hal ini, Polda Metro dan Kodam Jaya pun telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi arus balik. Salah satunya, strategi swab antigen berlapis mulai dari tempat asal hingga tiba di daerah tujuan. (R.BAMBANG.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60