Insentif Dana Covid 19 Miliaran Rupiah, Jadi Bancakan Oknum Pejabat Lamteng.

  • Whatsapp
banner 468x60

LAMTENG-KANALPK

Dana insentif untuk Nakes (Dokter, bidan, perawat & tenaga kesehatan lainnya) tahun 2020/ 2021 jadi bancakan korupsi oknum pejabat Kabupaten Lampung Tengah.


Dana insentif Covid 19 yang bersumber dari Kementerian Keuangan untuk para nakes, yang ditransfer lewat rekening nakes. Dijadikan bancakan korupsi, oleh oknum kasi, kasubag, kabid & sekretaris Rumah Sakit Demang Sepulau Raya Lampung Tengah.


Oknum2 pejabat tersebut langsung diperintah oleh Direktur RS Demang dr. Taufik Joni Prasetyo Sp.A. pemotongan insentif telah dilakukan oknum2 pejabat tersebut secara sistematis bersama2.
Berdasarkan ketentuannya jenis & besaran insentif yang harus diterima tenaga kesehatan.

Untuk dokter spesialis Rp 15 juta, dokter umum/gigi Rp 10 juta. Bidan/ perawat 7,5 juta & tenaga medis lainnya Rp 5 juta. Namun sama oknum2 pejabat tersebut dipotong hingga jutaan rupiah. Misalnya tenaga kesehatan bidan, perawat & tenaga kesehatan hanya diberi hanya 350 rb, atau paling banyak. Pemberian insentif dilakukan oknum2 tersebut semaunya waktunya diacak. Belum lg untuk dokter spesialis & umum, insentif covid mereka pun jadi bancakan korupsi oknum2 tersebut.saat ingin dikompirmasi kepala dinas rumah sakit demang susah ditemui.


Pemotongan insentif sdh berjalan selama 3 tahun sejak bergulir pandemi covid.
Tentu saja, insentif nakes yg jadi bancakan korupsi tersebut membuat nakes menjerit dalam hati. Tidak berani protes, menghadapi bancakan korupsi yg dilakukan secara sistematis.


Lebih ironis lagi, tidak hanya praktik korupsi dana insentif nakes. Oknum2 pejabat RSDS, juga melakukan mark up & data fiktif nakes. Nakes yg sdh pindah tugas namanya ttp msh diusulkan untuk menerima dana insentif dari dana APBN kementerian keuangan. Ketika dana insentif sdh turun, sementara nakes tersebut sdh pindah tugas, dsb. Dana tersebut bulat2 di ambil oleh oknum2 pejabat tersebut.


Jika praktik korupsi dana nakes tersebut, tetap dibiarkan. Nasib nakes semakin menderita & negara dirugikan. Hanya menguntungkan segelintir oknum2 pejabat tersebut.


Untuk itu diharapkan penegak hukum, KPK, Mabes Polri & Kejagung. Menangkap oknum2 pejabat tersebut yg hanya mementingkan diri sendiri ditengah pandemi covid 19.(RISKY)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60