Jaksa AGung Tutup Munas Keluarga Besar Purna Adhyaksa Ke IX 2021

  • Whatsapp

JAKARTA-KANALPK

Jaksa Agung RI Burhanuddin membuka dan juga pada sorenya menutup Musyawarah Nasional (Munas) Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) ke-IX Tahun 2021 secara virtual dari ruang kerja Jaksa Agung di Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Mengawali sambutannya pada saat Pembukaan Munas KBPA ke-IX Tahun 2021, Jaksa Agung RI mengatakan kegiatan Munas KBPA tahun ini terasa istimewa karena diselenggarakan di masa bangsa kita masih terus berjuang keras mengatasi pandemi Covid-19.

Jaksa Agung RI selaku Pembina KBPA Pusat menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada segenap jajaran pengurus KBPA baik di pusat maupun daerah, atas berbagai upaya yang dilakukan untuk memperkokoh eksistensi organisasi serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Korps Adhyaksa ditengah berbagai keterbatasan akibat pandemi Covid-19. Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf dikarenakan situasi pandemi ini, kita jadi jarang bertemu dan bertatap muka, padahal saya ingin sekali berdiskusi dan menyambung rasa kepada para senior di KBPA.

“Pelaksanaan Munas ini akan diisi oleh laporan pertanggungjawaban sehingga memiliki arti dan makna strategis sebagai ajang evaluasi untuk menilai atas segala sesuatu yang telah dijalani organisasi KBPA selama ini. Selain untuk meneliti kemajuan-kemajuan yang telah dicapai tetapi juga untuk menginventarisir kekurangan-kekurangan yang masih ada, serta menentukan formulasi dan langkah organisasi kedepannya, termasuk dalam penyerahan tongkat estafet kepemimpinan KBPA pada periode berikutnya,” ujar ST Burhanuddin Jaksa Agung RI kepada awak media dalam keterangan resminya Kamis (16/12/2021) di Jakarta.

Jaksa Agung RI mengatakan Musyawarah Nasional KBPA tahun ini mengangkat tema “Melalui Munas KBPA 2021 Kita Tingkatkan Pelayanan Anggota dan Dukungan Untuk Kejaksaan Yang Tangguh Dalam Penegakan Hukum”.

Pemilihan tema Munas ini sangat relevan guna memotivasi seluruh jajaran KBPA dimanapun untuk selalu memberikan dukungan kepada institusi Kejaksaan, utamanya dalam proses penegakan hukum.

Dalam situasi saat ini, kami membutuhkan support dari segenap komponen warga Adhyaksa, utamanya dari para senior yang pernah menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengabdi di Kejaksaan RI.

Ilmu dan pengalaman berharga yang telah didapat akan turut memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan institusi.

“Organisasi KBPA harus menjadi organisasi yang memegang teguh visi misi. Dengan kearifan membangun organisasi yang kuat dan berkarakter maka saya yakin KBPA akan dapat berkontribusi dan berkarya dalam mendukung kemajuan Kejaksaan dan Indonesia,” ujar Jaksa Agung RI.

Pada kesempatan yang baik ini, Jaksa Agung perlu menyampaikan KBPA selain sebagai organisasi adalah juga sebagai wadah untuk menyambung tali silaturahmi, persaudaraan dan kasih sayang, tidak hanya bagi para Anggota, tetapi juga bagi pegawai Kejaksaan yang masih aktif.

Oleh karena itu, Jaksa Agung berharap kita semua untuk terus memperat jalinan tali kekeluargaan itu dengan menciptakan kehidupan yang harmonis, persaudaraan yang tulus, saling menghormati dan menghargai antara senior dan junior.

“Pada kesempatan ini, saya juga menyampaikan kepada para Anggota KBPA untuk tidak segan menasihati dan mengingatkan apabila melihat ada indikasi pelanggaran hukum, norma susila dan etika, dari kami yang masih aktif. Ini akan membantu para pegawai untuk menghindari perbuatan tercela yang bukan saja akan merusak nama baik dan kebahagiaan tetapi juga akan menurunkan martabat dan kewibawaan korps Kejaksaan RI,” ujar Jaksa Agung RI.

terimakasih dan menghaturkan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja dalam upaya menyukseskan jalannya Musyawarah Nasional KBPA ini.

Apresiasi yang sama juga saya berikan kepada seluruh peserta yang telah hadir meluangkan waktu mengikuti kegiatan ini secara hybrid.

Jaksa Agung RI berharap kegiatan ini dapat terlaksana secara demokratis, transparan, independen, akuntabel, sehingga seluruh produk hasil Munas ini dapat sah dan ditaati oleh seluruh anggota.

Jaksa Agung RI juga yakin dalam kegiatan ini akan lahir gagasan pemikiran dan saran membangun yang dapat diterapkan dan dilaksanakan secara langsung, terarah dan berkesinambungan, yang nantinya diharapkan benar-benar dapat memberikan kontribusi secara nyata bagi kemajuan organisasi KBPA.
Selanjutnya, dalam Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) ke-IX Tahun 2021, Jaksa Agung RI menyampaikan setelah 1 (satu) hari penuh kita fokus mengikuti setiap rangkaian acara, kegiatan secara bertahap dan berkesinambungan. Berbagai masukan, arahan dan gagasan para peserta telah disampaikan.

Diskusi panjang membahas berbagai isu yang mengemuka untuk merumuskan solusi.

Jaksa Agung mengharapkan hasil musyawarah ini mampu menjawab dan menghasilkan buah pemikiran dan produk atas berbagai permasalahan organisasi yang timbul di masa mendatang, termasuk dalam pemilihan Ketua Umum KBPA periode 2021-2025.

“Walaupun Munas ini diselenggarakan secara singkat, namun saya mengapresiasi semangat dan dedikasi Bapak dan Ibu sehingga melahirkan hasil dan keputusan yang mufakat. Saya optimis seluruh hasil dan keputusan yang dirumuskan dalam Munas ini dapat segera dilaksanakan dan menjadi panduan bagi para Anggota KBPA dalam menjalani kehidupan organisasi kedepannya,” ujar Jaksa Agung RI.

Selanjutnya pada saat penutupan Munas KBPA, Jaksa Agung RI mengucapkan selamat kepada Ketua Umum KBPA terpilih dan mengajak untuk mari bersama dan bahu membahu membesarkan organisasi ini.

Jaksa Agung percaya dibawah kepimpinan Ketua Umum yang baru, KBPA akan selalu eksis dan konsisten memberdayakan dan mensejahterakan anggotanya serta terus menjalin tali silaturahmi dan kekeluargaan.

“Pada kesempatan ini, saya berharap KBPA dapat terus memberikan dukungan bagi institusi Kejaksaan terlebih di masa kita sedang gencar-gencarnya menangani kasus kakap korupsi dan membenahi institusi. Tantangan kedepan akan semakin berat, namun dengan dukungan para senior Purna Adhyaksa akan menjadi lebih ringan.

Jaksa Agung RI menyampaikan, walaupun masa pengabdian dinas Bapak dan Ibu di Kejaksaan telah usai, namun saya yakin jiwa Adhyaksa tetap terpatri dalam hati sanubari Bapak dan Ibu sekalian. Sekali Adhyaksa, tetap Adhyaksa!
Mengakhiri sambutannya, Jaksa Agung RI menginginkan agar setiap hasil dan produk munas ini dapat diaktualisasikan dan teraplikasikan secara nyata sehingga dapat dirasakan manfaatnya bagi para anggota. Untuk selanjutnya, Jaksa Agung RI mengucapkan terimakasih kepada Pengurus sebelumnya atas dedikasinya selama ini serta selamat bertugas kepada pengurus baru yang akan melanjutkan karya organisasi kedepan.

Berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) ke-IX Tahun 2021, Bapak Dr. Noor Rachmad, S.H., M.H. (Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum) terpilih menjadi Ketua Umum Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) Periode 2021-2025.

(BURHANUDDIN/MULYADI)

Related posts