Judi Marak lagi di Karimun, CIC minta Mabes Polri Berantas judi cap jikie Dan Sie Jie

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

DEWAN PIMPINAN PUSAT CORRUPTION INVESTIGASTION COMMIITTEE (CIC) mendesak Mabes Polri melalui Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri untuk segera menindak para bandar judi cap jikie yang ditengarai marak lagi di daerah Kabupaten Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepulaun Riau yang dikelolah Edy Atoy dan Billy.

Menurut R.Bambang.SS Ketua Umum Corruption Investigastion Commiittee (CIC) menegaskan,”Kami memohon kepada Bapak Kabareskrim Komjen.Pol.Agus Andrianto untuk dapat menindaklanjuti laporan kami. CIC memiliki bukti bahwa praktik judi cap jikie kembali marak di Karimun,” kata Ketua Umum CIC Rabu (3/11/2021) kepada wartawan di Jakarta.

R.Bambang.SS membeberkan bukti yang ia miliki berupa kupon pembelian judi cap jikie dari satu lokasi di Tanjung Balai Karimun dan foto big bos judi.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan CIC, judi cap jikie ini setidaknya diduga beroperasi di tiga lokasi di pusat kota Tanjung Balai Karimun, antara lain di sekitar pasar malam, Jalan Nusantara dan di kawasan Puakang.

Praktik judi cap jikie ini, kata Ketum CIC R.Bambang.SS, sangat meresahkan karena menjangkau ibu-ibu rumah tangga ,nelayan,remaja dan para buruh kasar yang beromzet miliaran rupiah setiap harinya.

Menurut R.Bambang.SS, dalam satu minggu, judi cap jikie ini buka sebanyak dua kali ,”Siapa saja bisa beli,” tegasnya.

R.Bambang.SS Ketua Umum CIC,mengaku bahwa pihaknya telah menyurati Kabateskrim Mabes Polri dan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri terkait kembali maraknya praktik judi cap jikie ini.

Dimana bos besar Judi Sie Jie dan Judi Cap Jiekie dikelolah dia beranak yakni Edy Atoy pemilik Holiday Hotel,Expander serta pemilik Satria Hotel di Karimun,termasuk anaknya Edy Atoy Billy.

Ada dugaan kuat usaha yang dimiliki Edy Atoy dan Billy hasil dari judi Sie jie dan cap Jiekie yang dikelolah mereka berdua,yang ada usur TPPU.

CIC minta judi capjikie di Karimun ditutup dan tangkap para bandar, karena selain tindak pidana, judi ini membuat warga terbuai mimpi sementara kondisi perekonomian sedang jatuh akibat pandemi COVID-19,” tuturnya.(JUPITER SEMBIRING/MULYADI)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60