Kades Ikut Nikmati Hasil Korupsi

  • Whatsapp

KARIMUN/KANALPK

Masih ingat dibenak kita, perbuatan melawan hukum kasus tindak pidana korupsi atas pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2018 hingga 2019 sebesar Rp. 211.176.259,- di Desa Gemuruh Kundur Barat.

Pihak Kejaksaan Negeri Karimun, Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Tanjung Batu teleh menetapakan Bendahara Desa Gemuruh berinisial ” NS ” sebagai tersangka tunggal pada tanggal 22 Oktober 2021 lalu. Kemudian pada tanggal 2 November 2021 tim penyidik Kejaksaan Negeri Kantor Cabang Tanjung Batu melakukan pemeriksaan dan sore harinya dilakukan penahanan terhadap tersangka NS.

Pihak kerabat NS menilai, penetapan sebagai tersangka tunggal terhadap Saudari NS selaku Bendahara di Desa Gemuruh tersebut terkesan dipaksakan dan bentuk kezaliman.

” Kepala Desa Gemuruh saat itu pernah datang ke keluarga NS dan mengatakan jangan melibatkan siapa siapa “, sebut Kerabat NS yang namanya tak ingin disebutkan dalam rekaman yang diterima Sabtu ( 18/12/2021 ).

Kades Genuruh juga pernah menjanjikan akan membiayai kebutuhannya asal mau jadi tersangka tunggal “, imbuhnya.

Pihak kerabat NS juga menyebutkan kalau tersangka NS hanya menerima dana tiga puluh jutaan rupiah dan selebihnya diduga dinikmati oleh Kades Gemuruh dan perangkatnya.

” Saat dipersidangan Tipikor NS juga mengakuiĀ  kalau dirinya hanya menerima tigapuluh jutaan dan selebihnya Ia ( NS ) menyebutkan oknum Kades dan perangkatnya yang menikmati “, kata Kerabat NS.

Dirinya dan keluarga hanya bisa berharap keadilan buat NS di persidangan Tipikor. Dan terkuak ada fakta baru dipersidangan hingga ada penambahan tersangka dalam kasus ini, tutupnya.

Kacabjari Tanjung Batu Nico Fernando, SH ketika dikonfirmasi wartawan media hingga berita ini tayang belum memberikan tanggapan, begitu juga Untung Sutrisno selaku Kades Gemuruh tidak dapat dikonfirmasi.

(SUNAR)

Related posts