Kang Emil Mengutuk Keras Peristiwa Bom Di Makassar

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
banner 468x60

BANDUNG-KANALPK

Peristiwa Bom bunuh diri yang terjadi pada minggu (28/03) kemarin,membuat Gubernur Jawa Barat angkat bicara dan mengutuk keras atas kejadian tersebut.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengutuk keras aksi terorisme tersebut. “Saya sangat mengutuk keras. Apalagi dilakukan di rumah ibadah ya. Terhadap gereja di Makassar.

Saya juga sangat prihatin ya di saat saat kita lagi susah ngurusin COVID-19, masih ada tindakan-tindakan kriminal terorisme yang menyertai keseharian kita yang sudah cukup sulit,” kata Kang Emil.

Dari peristiwa tersebut,Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepada Kapolda Jabar agar mengetatkan pengawasan di Jawa Barat,demi keamanan tempat tempat ibadah dan keamanan masyarakat,untuk mencegah aksi terorisme di Provinsi Jawa Barat.

“Saya sudah mengkoordinasikan kepada pihak-pihak keamanan yang berwenang khususnya pak Kapolda, untuk meningkatkan kewaspadaan di Jabar jangan sampai ada kejadian yang tidak terantisipasi seperti hal yang tersebut di Jabar,” ujar Emil.

Peristiwa bom di depan gereja katedral Makassar, banyak kecaman yang datang dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jabar.

Ketua FKUB Jabar Rafani Achyar mengatakan aksi bom bunuh diri itu sangat merusak kesatuan dan persatuan NKRI.

“Perbuatan tersebut sangat mencederai rasa kemanusiaan seluruh bangsa Indonesia dan dapat merusak upaya kerukunan antar umat beragama yang terus digalakkan oleh pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

FKUB Jabar berharap, semoga kepolisian dapat segera mengungkap motif pelaku dan menangkap aktor aktor intelektual dibalik peristiwa tersebut.

Tak hanya itu, di tempat kejadian juga ditemukan beberapa potongan tubuh dari terduga pelaku bom bunuh diri dan ramai diperbincangkan di media sosial. Tak jarang banyak orang yang mulai menyebarkan foto hingga video mengenaskan dari kondisi tersebut.

Lokasi gerbang gereja itu tepat di seberang Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kartini.

Jarak dari halaman rumah sakit ke gerbang itu hanya 50 langkah kaki atau 15 meter (berdasarkan pengukuran jarak via Google Maps). Sebelah baratnya persimpangan Jalan Thamrin.

Titik tempat kejadian bom bunuh diri ini berjarak sekitar 600 meter dari kantor Mapolrestabes Makassar dan kantor wali kota Makassar.

Dua terduga pelaku bom bunuh diri tewas bersama motor yang terbakar. Akibat insiden ini sejumlah warga mengalami luka. Korban luka diboyong rumah sakit.

Kang Emil menegaskan terorisme merupakan kejahatan kemanusiaan. Terorisme, tidak ada kaitannya dengan agama apa pun.

“Semua ajaran agama menolak terorisme apa pun alasannya. Seluruh aparat negara tak akan membiarkan tindakan terorisme semacam ini. Saya meminta masyarakat agar tetap tenang menjalankan ibadah karena negara menjamin keamanan umat beragama untuk beribadah tanpa rasa takut,” tutur Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan.(ANSHAR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60