Kapolda Dan Dirlantas PMJ Tinjau Pos Penyekatan di Gerbang Tol Cikarang Barat

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Kapolda Metro Jaya Irjen Dr Muhammad Fadil Imran dengan mengendarai sepeda motor meninjau titik penyekatan larangan mudik di KM 31 Gerbang Tol (GT) Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu malam lalu.

Kapolda ingin melihat langsung situasi di pos penyekatan pada malam hari .

Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil, penyekatan ini harus dilaksanakan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia. Larangan peniadaan mudik oleh pemerintah agar Indonesia bisa bebas dari Covid-19. “Jadi semua harus pahami agar kita semua terhindar dari Covid-19,” ujar Kapolda.

Dalam pelaksanaan penyekatan, anggota lalu lintas jajaran Polda Metro Jaya sebanyak 1.300 personel ditambah petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Polsek, Sabhara dan lainya.

Sementara itu,Sebanyak 130 personel Polri diterjunkan untuk melakukan penyekatan kebijakan larangan mudik lebaran 2021. Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo.

Jumlah personel tersebut, belum termasuk personel dari Dinas Perhubungan dan TNI. Agar pemantauan penyekatan berjalan optimal, menurutnya, petugas diatur bergiliran menggunakan shif.

“Petugas bisa pertiga jam, yang lain istirahat dan seterusnya. Jadi petugas tetap bisa menjalankan ibadah puasa tapi kewaspadaan penyekatan tetap berjalan dengan baik,” ungkap Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan.

Dirlantas Polda Metro Jaya menjelaskan Kendaraan yang dipaksa putar balik di tol Cikarang Barat akan kembali masuk ke tol menuju Jakarta. Kami sudah memasang water barier sepanjang 1 Km untuk memisahkan jalur putar balik dengan jalur keluar tol Cikarang Barat.

Dirlantas Polda Metro Jaya Polda menuturkan sebanyak 31 titik pos pengamanan (pospam) yang terdiri dari 17 titik check point dan 14 titik pos penyeketan disiapkan untuk mendukung kebijakan larangan mudik lebaran 2021.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan,” ada enam perjalanan yang masuk pengecualian pelarangan mudik dari 6-17 Mei 2021. Di antaranya perjalanan logistik, perjalanan dinas, perjalanan untuk mengunjungi orang dalam kedukaan atau meninggal dunia,”ungkapnya. (R.Bambang.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60