Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo :”Banyak Warga Tak Nyaman soal Aturan Penyekatan Mudik”

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA,KANALPK-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai langkah penyekatan arus mudik Lebaran yang dilakukan di tiga wilayah, yakni Bakauhuni (Lampung), Pelabuhan Merak Banten, dan gerbang Tol Pejagan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah sudah berjalan dengan baik.

“(Penyekatan) ini memang membuat masyarakat tidak nyaman namun di sisi lain ini kita lakukan untuk mencegah tertularnya COVID-19,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Brebes, Jawa Tengah, Minggu kemarin kepada wartawan.

Hingga saat, jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah mencapai 32.000 kendaraan, ke Jawa Timur sekitar 10.000 kendaraan, dan Jawa Barat sekitar 3.000 kendaraan.

Kapolri menyampaikan dirinya bersama Ketua DPR Ri Puan Maharani, dan Menhub Budi Karya melakukan pantauan ke Bakauhuni, Pelabuhan Merak Banten, dan gerbang Tol Pejagan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

“Secara umum, penyekatan arus mudik Lebaran 2021 berlangsung dengan baik. Melalui kegiatan penyekatan dan mematuhi protokol kesehatan diharapkan penyebaran COVID-19 dapat ditekan,” katanya.

Sementara,Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengklaim jika penyekatan arus mudik Lebaran 2021 berjalan baik.

Ia menyampaikan bahwa hal tersebut berdasarkan pantauan kegiatan di tiga provinsi.

Ketiganya yakni, Bakauhuni (Lampung), Pelabuhan Merak (Banten) serta di gerbang Tol Pejagan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Listyo menegaskan, meskipun operasi penyekatan membuat masyarakat tidak nyaman, namun itu untuk kebaikan.

Sebab, hal tersebut sebagai upaya pemerintah menjaga kesehatan masyarakat dari paparan Covid-19.

“Memang membuat masyarakat tidak nyaman namun di sisi lain ini kita lakukan dalam rangka untuk menjaga agar masyarakat tetap sehat dan terjaga dari tertularnya COVID-19,” tuturnya.

Karena alasan itu, Polri dan petugas dari institusi lainnya memfokuskan untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Sehingga pada pengamanan operasi Ketupat Candi 2021, pihaknya akan diprioritaskan pada kegiatan penyekatan.

Kami berharap semoga pergeseran angka COVID-19 bisa kita jaga dan jangan sampai bergeser ke tempat lain” katanya.

Data yang diperolehnya hingga malam ini, jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah mencapai 32.000 kendaraan.

Sementara untuk tujuan ke Jawa Timur sekitar 10.000 kendaraan, serta menuju Jawa Barat sekitar 3.000 kendaraan.

Selain penyekatan, Listyo mengatakan pihaknya juga melakukan penyekatan dan penguatan terhadap protokol kesehatan di setiap titik-titik. (R.BAMBANG.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60