Kejagung Sita Hotel Brothers Solo Kasus Asabri

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Dalam kasus PT.Asabri pihak Kejaksaan Agung terus memburu aset para tersangka kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),satu persatu.

Keberhasilan Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menyita satu lagi aset tersangka korupsi PT Asabri, Benny Tjokrosaputro, yaitu Hotel Brothers Solo Baru.

Sementara,Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, hotel itu disita sebagai barang bukti dalam tindak pidana korupsi Asabri yang menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 23 triliun.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak,”Penyitaan satu bidang tanah dan/atau bangunan tersebut telah mendapatkan izin Ketua Pengadilan Negeri Sukoharjo dengan Surat Penetapan Nomor 82/Pen.Pid/2021/PN.Skh tanggal 1 April 2021,” kata Leonard, Senin (5/4/2021) kemarin kepada wartawan.

Penyitaan aset dan harta milik Benny Tjokro tersangka kasus korupsi dan TPPU, berupa Hotel Brothers Solo Baru itu sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 1931 seluas 3.109 meter persegi yang terletak di Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah dengan pemegang hak atas nama PT Brothers Graha Pratama.

Leonard mengatakan, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) terhadap aset tersangka yang telah disita untuk diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara di dalam proses selanjutnya.

Sebelumnya pihak Kejaksaan Agung juga telah menyita beberapa aset dan harta milik tersangka,dalam perkara dugaan korupsi PT Asabri, penyidik juga telah menyita berbagai aset milik tersangka yang diduga terkait dengan perkara tersebut.

Aset tersebut, antara lain, lahan, kendaraan dan barang mewah, kapal, serta belasan bus.

Sampai saat ini, ada sembilan tersangka dalam perkara dugaan korupsi Asabri. Kesembilan tersangka yaitu, yaitu Jimmy Sutopo selaku Direktur Jakarta Emiten Investor Relation dan Benny Tjokrosaputro selaku Direktur PT Hanson Internasional.

Adapun aset yang disita, diantaranya Aset berupa 411 bidang lahan dengan luas 3.090.000 meter persegi yang terletak di Kabupaten Lebak, Banten.

Ada juga berupa aset lainya,18 unit kamar di Apartemen South Hills sebagai tindak lanjut dari proses penggeledahan di Apartemen Soulth Hills Jakarta.

Pihak Kejagung akan terus memburu harta dan aset milik tersangka korupsi PT.Asabri sampai keakarnya,sehingga kerugian negara bisa diselamatkan dari tangan para “Pencuri Uang Negara”,maka dari itu untuk penegakan hukum masyarakat meminta kepada penegak hukum ,”Jangan Tamjam Keatas,Tumpul Kebawah”.(R.BAMBANG.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60