Ketua DPD CIC Asahan Kritik Klarifikasi Program Indonesia Pintar

  • Whatsapp

ASAHAN – KANALPK

Terkait tentang klarifikasi Program Indonesia Pintar (PIP), Ricardo H Simbolon Kepala Perwakilan (Kaperwil) Sumatera Utara, Media Online Kanal Pemberantas Korupsi (KPK) bersama kru media online Res-Publika Indonesia Dodi Antoni yang juga selaku Kaperwil Sumut di medianya.

Mereka mendatangi kantor Unit Bank BRI yang berada di Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan berniat untuk Silaturahmi dan sekaligus Konfirmasi.

Sesampai dilokasi Bank tersebut, saat Ricardo H Simbolon ingin menemui KA Unit Bank BRI di sambut oleh petugas Satpam dan sebelumnya kepada Satpam kru media sudah memperkenalkan diri dari media online ingin konfirmasi.

Pada saat Ricardo mempertanyakan kepada petugas Satpam dan ingin bertemu langsung dengan KA Unit Bank BRI tersebut petugas Satpam itu langsung mempertanyakan surat tugas media mereka.

“Dari media mana bang, KA Unit Bank tidak bisa ditemui dengan alasan lagi ada tamu, sampaikan aja disini,” kata Agus Mulyadi Satpam Bank BRI yang sedang bertugas kepada wartawan, Kamis (20/1) sekira Pukul: 14:30 Wib.

Dengan merasa pihak kru media yang datang tidak disambut degan baik, Ricardo langsung mengatakan kalau begitu pihak Satpam ini saja yang kami Konfirmasi gimana bisa atau tidak memberikan penjelasan terkait konfirmasi kami.

Tidak lama kemudian datanglah Supervisor Bank menanggapi Konfirmasi kami dan mengatakan, “Bang setiap informasi terkait mengenai nasabah itu harus langsung orangnya dibawak kemari kita tidak bisa memberitahukanya kepada siapapun termaksud Pers (awak media),” kata Supervisor Bank yang mengaku bernama Alexsander.

Kata dia juga mengatakan karena peraturan Perbankan informasi Perbankan itu wajib seorang nasabah itu yang bersangkutan datang.

“Bisa di tuntut nanti kita memberitahukan data nasabah,” ungkapnya menambahkan.

Padahal jelas disitu bahwa kedatangan Ricardo tidak mempertanyakan data terkait nasabah tersebut. Namun pihaknya salah persepsi.

“Kami datang kemari hanya sekedar ingin silaturahmi dan konfirmasi terkait tentang dana yang masuk ke rekening dari siswa SMP Daerah Kecamatan Air Joman, sebagai penerima dari kartu Indonesia Pintar (KIP),” ungkap Ricardo.

Ricardo sangat menyesalkan sikap dan tanggapan dari pihak Bank BRI tersebut kepadanya, dianggap tidak Koperatif dan salah persepsi.

“Bang ini bukan Kantor Polisi sehingga kami harus memenuhi pernyataan Abang untuk melampirkan semua alat bukti dan membawa langsung nasabah yang bersangkutan ke pihak Bank,” kata Dodi

Dianya juga sangat menyesalkan karena selaku pihak Bank BRI tersebut dianggap tidak memberikan pelayanan yang baik kepada mereka selaku wartawan kru media saat ingin konfirmasi.

(Burhanuddin)

Related posts