Ketua Umum CIC Minta Kapolri Tangkap Pelaku Penembakan Wartawan di Simalungun Sumatera Utara

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Peristiwa penembakan seorang wartawan media lokal di Sumatera Utara, Marsalem Harahap, tewas diduga akibat ditembak orang tak dikenal (OTK).

Kerua Umum CIC R.Bambang.SS,mengutuk keras dan meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera mengusut tuntas kasus dan menangkap pelaku yang menyebabkan Marsalem Harahap meninggal dunia.

Marsalem Harahap ditemukan bersimbah darah di dalam mobil yang berjarak 300 meter dari kediamannya, Sabtu (19/6/2021) dini hari yang lalu.

Pemimpin redaksi media lokal tersebut mengalami luka tembak di bagian paha dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.

R.Bambang.SS mengatakan,”Saya mengecam kejadian kekerasan kepada jurnalis di Sumatera Utara. Secara pribadi, saya juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya rekan wartawan, Saudara Marsalem Harahap, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutur Ketum CIC yang juga seorang Pemred www.kanalpk.com kepada wartawan di Jakarta, Rabu (23/06/2021).

Wartawan senior ini,meminta Kapolri dan jajaran Polri mengusut tuntas kasus ini. Sebab, penembakan ini adalah bentuk ancaman terhadap profesi wartawan.

“Kapolri dan jajaran Polri harus segera menangkap pelaku serta mengusut kasus ini hingga tuntas. Kejadian ini tidak bisa dibiarkan karena merupakan ancaman bagi kegiatan jurnalistik,” tegasnya.

R.Bambang.SS Ketua Umum CIC,sangat penting untuk mengungkap siapa “Otak” dan dalang, pelaku serta motif yang melatarbelakangi kasus ini.

“Apakah kasus ini terkait profesional pekerjaan atau persoalan pribadi, atau ada karena hal lain, ini harus segera diungkap. Kami yakin polisi akan cepat bekerja, apalagi banyak pihak yang menyoroti kejadian ini,”ungkap R.Bambang.SS

“Kasus kekerasan kepada wartawan sudah sering terjadi. Baik itu ancaman, pemukulan, bahkan hingga pembunuhan. Padahal UU No 40 Tahun 1999 menjamin perlindungan terhadap pers. Jadi perlindungan terhadap teman-teman wartawan mutlak dilakukan,”ujarnya.

R.Bambang.SS yang juga seorang wartawan,mengingatkan kepada seluruh rekan jurnalis yang bertugas di daerah mapun pusat se- Indonesia untuk berhati-hati dalam bertugas. Sebab wartawan merupakan salah satu profesi dengan risiko kerja yang tinggi.Dan yang jelas profesi wartawan bukan musuh negara.

Mencari dan mendapatkan informasi untuk bisa dibagikan kepada masyarakat memang penting, dan itu merupakan tugas yang mulia. Tapi saya berharap agar wartawan lebih menomorsatukan keselamatan jiwa,”pungkas R.Bambang.SS.

Semoga Kapolri dan jajarannya segera mengungkap kasus ini dengan cepat dan membongkar siapa “Otak Intlektual” motif dibelakang kasus penembakan seorang wartawa di Simalungun Sumatera Utara. (MULYADI/BURHANUDDIN)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60