Knalpot Bising Ditindak,Jakut carut marut

  • Whatsapp
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan filter di kawasan sekitar Istana Negara, Jakarta Pusat. Filter kendaraan ini bertujuan mencegah balap liar, konvoi kendaraan, hingga knalpot bising.

Filter kendaraan ini diuji coba sejak Sabtu (6/3/2021) kemarin. Dalam hal ini, polisi menindak puluhan kendaraan, di antaranya yang berknalpot bising.

“59 kendaraan ditindak,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (6/3) kemarin.

Ke-50 kendaraan tersebut kemudian ada yang ditegur hingga ditilang sesuai dengan bentuk pelanggaran masing-masing.

Sambodo kemudian menjelaskan tujuan memfilter kendaraan di sekitar istana ini.

“Tujuannya untuk demi kenyamanan, keamanan masyarakat yang sedang olahraga, agar tak terganggu oleh knalpot dan konvoi yang biasanya suka ngebut,” kata Sambodo.

Sementara di Jakarta Utara hasil pemantauan dilapangan, keadaan lalu lintas sangat samurawut,bahkan sejak tidak boleh menilang secara manual, banyak pelanggaran pengendara bermotor maupun pengendara mibil tidak mematuhi aturan yang berlaku.

Bahkan tidak satupun anggota petugas berani untuk menindak pelanggaran,dengan alasan tidak memiliki surat tilang.

Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan yang sudah lama terjadi di kota-kota besar Indonesia.

Salah satu penjelasan mengapa kemacetan terjadi di seperti Jakarta Utara,adalah karena wacana diberlakukannya tilang elektronik, sementara tilang secara menual ditarik.

Dalan hal ini,tidak hanya kerugian ekonomi, dampak dari kemacetan terbukti berpengaruh terhadap meningkatnya stres, penurunan kesehatan masyarakat, dan meningkatnya polusi udara.

Jika tidak berhasil diakomodasi, dan pembiaran tanpa ada pihak petugas dalam melakukan tindakan, maka akan timbul kemacetan.

Secara spesifik, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya untuk membantu mengurangi kemacetan, memberikan jajaran Satlantas agar dapat memberikan sistem tilang manual kepada pihak petugas lantas di wilayah Jakarta Utara,Jakarta Selatan,Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Perlu diingat bahwa target untuk mencapai kota yang layak dengan transportasi berkelanjutan perlu dipahami dan diupayakan oleh Jajaran Direktorat Lalu LIntas Pori.

Dijelaskan Riant Nugraha, Pengamat Kebijakan Publik, memang harus ada institusi yang menjadi sumber kebijakan transportasi di Jabodetabek. Artinya, kebijakan yang dibuat harus dikonsultasikan kepada badan baru tersebut, untuk bisa dijalani atau tidak.

Kebijakan yang dibuat saat ini, mungkin dipikirkan tapi tidak sungguh-sungguh, hanya justifikasi proyek dan sebagainya. Sehingga, kebijakan tilang elektronik yang belum efektif ,sehingga harus ada sistem tilang manual untuk transportasi di Jakarta dan sekitarnya bisa prima,” jelas Riant.
(R.Bambang.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60