Komisi B Panggil Sarana Jaya,Tentang Korupsi Lahan

  • Whatsapp
Ketua Komisi B DPRD DKI
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Terkuaknya korupsi pengadaan lahan di PD Sarana Jaya yang telsh menetapkan Yoory Dirut PD Sarana Jaya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini pihak komisi B DPRD DKI memanggil pihak Sarana Jaya.

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI jakarta Abdul Aziz mengatakan pihaknya hari ini, Senin, 15 Maret 2021, akan bertemu dengan Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

Adapun agenda pertemuan yang dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB dan secara tertutup.

Pihak Komisi B hendak mengetahui apa rencana Sarana Jaya setelah Direktur Utama nonaktifnya, Yoory C. Pinontoan, tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk program rumah DP nol rupiah di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Pertemuan tersebut akan mengagendakan,pertama soal evaluasi penyerapan anggaran. Kedua rencana mereka ke depan seperti apa terhadap anggaran itu. Ketiga isu-isu lain termasuk yang ramai kemarin ini,” kata Abdul.

Sementara,Ketua Komisi B Abdul menyebut Komisi B DPRD DKI hendak mengetahui seberapa besar dampak dari kasus tersebut terhadap keberlangsungan program DP nol rupiah.

Pertemuan itu bertujuan agar Komisi B mendapat gambaran yang jelas soal kejadian dugaan kasus korupsi pengadaan lahan program rumah DP 0 rupiah. Soalnya, kata Abdul, peristiwa itu terjadi saat masa jabatan anggota dewan sebelum dirinya. “Kejadiannya bukan di jaman kami. Karena itu kami ingin tau secara klir, jelas, dan gamblang,” ucap dia.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam kasus ini Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). PT Pembangunan Sarana Jaya diduga membeli lahan di Pondok Ranggon dan Munjul seluas 4,2 hektare pada akhir 2019. Lahan yang akan digunakan untuk proyek rumah DP nol rupiah itu diduga bermasalah karena berada di zona hijau dan harganya dimark-up.

KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus Sarana Jaya tersebut, yaitu Yoory Corneles Pinontoan (YC), Anja Runtuwene (AR) dan Tommy Adrian (TA). Penyidik juga menetapkan PT. AP (Adonara Propertindo) selaku penjual tanah sebagai tersangka kasus yang terindikasi merugikan keuangan negara senilai Rp100 miliar.(Burhanudin/Parman)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60