Komjen.Pol.Agus Adrianto “Pecat saja, buat malu institusi”

  • Whatsapp

BREAKING NEWS

JAKARTA-KANALPK

Dua anggota polri CA danSK yang terlibat dalam kasus penembakan terhadap petugas Dishub Najamuddin Sewang membuat Kabareskrim Polri Komjen.Pol. Agus Adrianto angkat bicara dan geram akan perbuatan dua anggota polri di Polres yang telah merusak Marwah Institusi Kepolisian.

Komjen.Pol.Agus Adrianto menegaskan,”Pecat saja, buat malu institusi,”tegas Jenderal Bintang Tiga Kabareskrim Polri kepada awak media Rabu (20/4/2022) malam tadi.

Jenderal bitang tiga lulusan Akpol 1989 ini menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada Kapoltabes Makassar.

Kabareskrim Polri Komjen.Pol.Agus Adrianto menilai,pengungkapan siapa aktor intelektual pembunuhan, terhadap Kasatpol PP Makassar, bahwasanya pihak Polrestabes Makassar mampu untuk menangani kasus penembakan tersebut.

Agus berharap,Polres Makassar yang dipimpin oleh Kombes Budhi Haryanto mampu dan bisa menyelesaikan kasus penembakan tersebut dengan cepat.

Komjen.Pol.Agus Adrianto mengatakan,”Saya yakin Kapolres dapat segera mengungkap sampai siapa aktor intelektualnya dan menuntaskan proses penyidikan,hingga proses hukum yang berlaku ,”ujar Agus jenderal bintang tiga ini.

Kasatpol PP Makassar Ditetapkan Tersangka, Diduga Otak Penembakan Pegawai Dishub.

Sementara,dalam kasus ini,pihak Polrestabes Makassar akhirnya dapat mengungkap kasus penembakan yang menewaskan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Najamuddin Sewang, Kabareskrim Polri Komjen.Pol Agus Adrianto memberikan apresiasi kinerja pihak Poltabes Makassar yang dengan cepat mengungkap kasus penembakan petugas Dishub yang melibatkan Kepala Satpol PP.

Pihak penyidik Poltabes Makassar telah mengamankan dan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penembakan tersebut.

Kabareskrim Polri Komjen.Pol.Agus Adrianto memaparkan,”Pihak Kapolrestabes Makassar yang dipimpin Kombes Pol Budhi Haryanto, timnya berhasil mengungkap kasus penembakan terhadap petugas Dishub Makassar sekaligus motif penembakan yang terjadi 3 April tersebut,”ungkap Agus.

Agus menambahkan, otak pelaku penembakan adalah pejabat di Pemkot Makassar bernama Iqbal Asnan,dimana
peranan mereka, yakni ada yang menggambar atau merencanakan, ada juga eksekutor dan otak pelaku.

(R.BAMBANG.SS)

Related posts