Lingkaran Kasus Suap Pajak Angin Prayitno Aji, Siapa Tersangka Baru

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Perjalanan kasus suap pajak yang melibatkan mantan Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji dalam kasus suap pajak terungkap tak lama setelah Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata nengatakan saat itu, terkait dengan perkara kasus suap pajak akhirnya terungkap ke publik.

Akhirnya pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan bahwa Angin bersama lima orang lainnya telah dicegah bepergian ke luar negeri untuk waktu 6 bulan. Adapun lima orang itu berinisial DR, RAR, AIM, VL dan AS. Upaya paksa tersebut dilakukan demi kepentingan penyidikan lembaga antirasuah tersebut.

Permohonan pencegahan ke luar negeri itu sendiri diajukan KPK kepada Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM sejak 8 Februari 2021.

Seiring proses berjalan, tim penyidik KPK menggeledah sejumlah lokasi. Tempat pertama yang diumumkan digeledah yakni kantor PT Jhonlin Baratama di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

PT Jhonlin Baratama merupakan anak usaha Jhonlin Group milik Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam. Perusahaan batu bara ini disinyalir terbelit masalah pajak yang menyeret Angin.

Salah satu aset yang disita KPK

Kemudian disusul penggeledahan di rumah pegawai PT Jhonlin Baratama, kantor pusat Bank Panin, hingga kantor pusat PT Gunung Madu Plantations.

Sejauh ini, lembaga antirasuah baru melakukan pemeriksaan terhadap satu orang saksi yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Keuangan/ Pelaksana pada Politeknik Keuangan Negara STAN, Febrian.

Pihak Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor PT Jhonlin Baratama di Kalimantan Selatan. Penggeledahan ini terkait dugaan suap Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyebut pihaknya telah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap miliaran rupiah di Ditjen Pajak. Namun, lembaga antirasuah itu belum mengungkap siapa saja yang telah dijerat sebagai tersangka.

Pendalaman penyidikan kasus suap pajak dilakukan dengan memeriksa beberapa saksi untuk mengungkap siapa saja yang terlibat menjadi tersangka baru dalam pemeriksaan pertama terhadap saksi dalam kasus dugaan suap pajak.

PT Jhonlin Baratama merupakan anak usaha Jhonlin Group milik Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam. Perusahaan batu bara ini disinyalir terbelit masalah pajak yang menyeret pejabat Ditjen Pajak.

Penyidik KPK mengamankan sejumlah dokumen dalam penggeledahan tersebut.

Lembaga yang dipimpin Firli Bahuri akan mengumumkan para tersangka dalam kasus tersebut.

Beberapa aset di beberapa kota yang terhubung dengan kasus suap pengurusan pajak saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi. Satu di antaranya berupa penginapan.

Bangunan guest house dengan luas 500 meter persegi berdiri di Jalan Timoho 2 Nomor 26 Yogyakarta. Lukisan dan berbagai perkakas mengisi ruang depan dan tengah penginapan tersebut. Ada delapan kamar yang disewakan. Pendopo, bungalo berbah.(SHELLA/SUKINI)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60