Masuk Jakarta dengan Skrining , Polda Metro Peeketat Arus Balik

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Arus balij pemudik yang melintasi Jalur Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat semakin ramai saat lewat tengah malam,termasuk arus balik dari sumatera.

Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperketat akses masuk Ibu Kota dengan memberlakukan skrining terhadap pemudik yang akan kembali ke Jakarta.

Pasalnya jumlah pemudik yang keluar dari Ibu Kota mencapai satu juta lebih orang.

“Ada sekitar satu juta orang berdasarkan perlintasan melalui gerbang tol maupun bandara dan stasiun kereta yang keluar Jakarta,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Balai Kota Jakarta, Jumat (14/5/2021) kemarin kepada wartawan.

Jumlah tersebut didapat dari hasil pemantauan di Gerbang Tol Cikupa dan Cikarang Barat sebanyak 700 ribu kendaraan. Sedangkan pelaku perjalanan dengan kereta api sebanyak 300 ribu dan sekitar 200 ribu dengan sepeda motor.

“Termasuk tambahan yang menggunakan roda dua yang melewati Kedungwaringin menuju Jawa, itu puncaknya terjadi satu Minggu terakhir,” tutur Fadil.

Kapolda Metro Jaya Irjen.Pol.Fadil ImranFadil menilai jika pemeriksaan Covid-19 di titik akses masuk Ibu Kota tidak diperketat, maka akan timbul potensi kenaikan angka penularan virus Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Irjen Pol.Fadil Imran Mengungkapkan,””Mengapa kami mengambil langkah-langkah pencegahan berbasis komunitas, untuk mengefektifkan 3T (testing, tracing dan treatment).

Mudahan kondisi Covid-19 terkendali di Jakarta dengan antisipasi dini, bisa kita terus jaga bersama,” tuturnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengklaim kebijakan penyekatan selama larangan mudik lebaran sejak 6 Mei hingga hari ini, sudah berhasil mengurangi 50 persen arus mudik keluar DKI Jakarta.

Fadil mengatakan masih ada 100-200 ribu orang yang nekat mudik keluar Jakarta meski sudah dilarang pemerintah sejak jauh-jauh hari.

Sementara, Fadil membandingkan sebelum 6 Mei 2021 atau sebelum pemberlakuan larangan mudik, jumlah kendaraan keluar masuk di gerbang tol Cikupa maupun Cikarang Barat sekitar 700 ribu kendaraan.

“Kemudian penumpang melalui kereta api dan udara yang keluar Jakarta itu sekitar 300 ribu,” tegasnya.

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi arus balik lebaran, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Kodam Jaya untuk melakukan skrining terhadap setiap orang yang masih ke ibu kota.

Setiap orang yang akan masuk Jakarta akan dites sebanyak dua kali, dites di perjalanan saat orang akan masuk Jakarta dan ketika sudah sampai di tempat tujuan di ibu kota.

Warga yang diperbolehkan masuk akan terus diawasi gugus tugas tingkat RT/RW yang dikoordinasi oleh Camat, Lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa akan bersama-bersama mendata setiap warga yang baru masuk Jakarta pasca lebaran.

“Kita mengambil langkah-langkah pencegahan berbasis komunitas untuk mengefektifkan 3T, testing dan tracing. Mudah-mudahan kondisi Covid-19 terkendali di Jakarta,” tutup Fadil.

Selain itu pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan juga akan memperbanyak titik tes covid-19 acak sepanjang jalur darat menuju Jakarta.

Dan untuk kendaraan pribadi di jalan tol juga dilakukan testing pada 21 titik yang terbagi di 13 rest area dan 5 di gerbang utama pintu tol mulai dari pintu tol Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Termasuk juga yang datang dari arah Merak pada dua titik yakni di rest area. (R.BAMBANG.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60