Masyarakat Nekat Mudik, Akan Mendapat Sangsi

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

PIHAK Kepolisian telah memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mudik,jika hal itu dilanggar,maka akan dikenakan sangsi bagi masyarat yang nekat mudik.

Pihak Polda Metro Jaya mempersiapkan 31 pos pengamanan mudik untuk mendukung kebijakan pemerintah berkaitan dengan larangan mudik 2021.

Sementara,Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengklasifikasi pos pengamanan menjadi dua.

Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya mengatakan,”31 titik pos pengamanan itu terdiri dari 14 titik penyekatan dan 17 pos check point,”ujarnys di Bekasi, Sabtu (17/4/2021) kemarin kepada wartawan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo memaparkan 14 titik penyekatan yakni di Gerbang Tol Bekasi Barat, Gerbang Tol Bekasi Timur, Kedung Waringin, Cibeet, Gerbang Tol Tambun, Gerbang Tol Cibitung, Gerbang Tol Cikarang Pusat, Gerbang Tol Cibatu. Jatiuwung, Gerbang Tol Bitung, Pos Bintung, Cikarang Barat, putaran Cikarang Barat, Cikupa.

Dirlantas Polda Metro Jaya menegaskan, pihaknya menempatkan personel pada setiap pos pengamanan guna menyeleksi kendaraan yang keluar-masuk.

Dia memastikan, petugas bakal berjaga 24 jam selama 14 hari selama larangan mudik.

“Nanti di sini ada posnya , semua yang lewat akan kita periksa, kalau dia tidak punya SIKM kita putar balik,” imbuh Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Putnomo Yogo.

Sambodo memaparkan 14 titik penyekatan yakni di Gerbang Tol Bekasi Barat, Gerbang Tol Bekasi Timur, Kedung Waringin, Cibeet, Gerbang Tol Tambun, Gerbang Tol Cibitung, Gerbang Tol Cikarang Pusat, Gerbang Tol Cibatu. Jatiuwung, Gerbang Tol Bitung, Pos Bintung, Cikarang Barat, putaran Cikarang Barat, Cikupa.

Sambodo mengatakan, pihaknya menempatkan personel pada setiap pos pengamanan guna menyeleksi kendaraan yang keluar-masuk. Dia memastikan, petugas bakal berjaga 24 jam selama 14 hari selama larangan mudik.

“Nanti di sini ada posnya , semua yang lewat akan kita periksa, kalau dia tidak punya SIKM kita putar balik,” ucap dia.

Ada Larangan Mudik, Jalan Tol Dibatasi Mulai 24 April 2020 Perbesar
Sejumlah kendaraan melintasi ruas Tol Jagorawi, Jakarta. Mulai 24 April 2020, pemerintah akan memberikan sanksi bagi warga yang nekat keluar masuk wilayah Jabodetabek dan wilayah zona merah .

Sambodo menerangkan, sanksi yang dijatuhi kepada pelanggar berbeda-beda. Dia mengatakan, kendaraan pribadi akan diputar balik, sedangkan kendaraan pribadi yang disalahgunakan akan dikandangkan.

“Kendaraan pribadi yang digunakan memungut bayaran berarti itu namanya travel gelap. Pasalnya 308 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kalau dia kendaraan yang tidak digunakan untuk peruntukannya misalnya kendaraan truk untuk ngangkut orang itu Pasal 303 UU LLAJ,” ujarnya.(R.BAMBANG.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60