Oknum Polisi di Surabaya Terima “Jatah” Dari Badar Narkoba

  • Whatsapp
Ali bandar narkoba
banner 468x60

SURABAYA-KANALPK

PIHAK Paminal Mabes Polri dan Provost Polda Jatim memeriksa beberapa oknum polisi yang berdinas di wilayah Jawa Timur.

Aparat menduga mereka menerima setoran uang dari seorang bandar narkoba.
Sedangkan sang bandar narkoba yang beri mereka jatah bulanan kini telah meringkuk di tahanan Polrestabes Surabaya.

Sementara bandar narkoba bernisial M Ali Usman (30) salah satu warga Jalan Sidotop Jaya, yang juga tinggal di Pragoto Surabaya.

Terungkapnya “Jatah”atau setoran bandar pada polisi ini bermula dari pengungkapan jaringan pengedar narkoba dari Jambi beberapa waktu lalu.

Setelah pihak Satnarkoba Poltabes Surabaya mengamankan tersangka jaringan Jambi, Satnarkoba mengembangkan kasus dan menemukan tersangka lain yakni Achmad Taufik (32) warga Nganjuk.
Tersangka Taufik digerebek Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya Nganjuk.

Akhirnya pihak PolisiPolisi menggelandangnya ke apartemen lain yang ternyata digunakan sebagai tempat menyimpan narkoba.

“Sebanyak 14 paket sabu sebanyak 12 gram serta 42 butir pil ekstasi diamankan.

Menurut Kasat Narkoba Poltabes Surabaya AKBP Memo Ardian,”Kami juga amankan uang Rp 198 juta dari apartemen kedua. Ini safe house mereka,” kata AKBP Memo Ardian, Selasa lalu kepada wartawan.

AKBP Memo Ardian menegaskan pihaknya juga menyita satu mobil Honda Brio, Mitsubishi Outlander dan sepeda motor Vespa terbaru.

Usman dalam penyidikan mengaku memberikan sejumlah uang pada sejumlah oknum polisi.

“Kami juga sita sepucuk senjata api mereka, Baikal Makarov yang dibelinya secara online dengan harga 16 juta. Ini asli senpi, ” tutur AKBP Memo Ardian.

Maraknya peredaran narkotika di Surabaya menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kepolisian.

Di samping kerja keras kepolisian untuk memberantas bandar dan pengedar, nyatanya ada saja ulah oknum yang diduga menerima upeti dari bandar narkoba hingga akhirnya diamankan oleh Paminal Mabes Polri.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir memastikan jika tidak akan tinggal diam dan akan melakukan tindakan tegas bagi oknum polisi yang terlibat dengan peredaran narkotika.

“Seperti perintah pak Kapolri yang harus menindak lanjuti dengan tegas anggota yang terlibat dalam peredaran narkotika. Ini adalah komitmen kami untuk memerangi narkoba sekalipun itu adalah oknum polisi sendiri,” tegas Isir. (R.BAMBANG.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60