Penetapan Tersangka Tunggal Tipikor, Ketum CIC Minta Kajagung RI Copot Kajari Karimun

  • Whatsapp

Karimun, Kanal KPK

Kutua Umum Coruption Invetigation Committe R. Bambang.SS memita Kejaksaan Agung RI mencopot Kepala Kejaksaan Negeri Karimun terkait seringnya melakukan penetapan tersangka sebagai tersangka tunggal dalam sebuah kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Karimun.

” Saya meminta kepada Kajagung RI agar mencopot Kepala Kejaksaan Negeri Karimun Meilinda “, ujarnya melalui sambungan seluler, Sabtu ( 18/12/2021 ).

Menurutnya, dalam sebuah tindak pidana kasus korupsi pelaku dalam merencanakan kejahatan yang pasti tidak sendirian tentu ada pihak pihak lain yang terlibat.

” Apa lagi kasus korupsi dilakukan secara konfiratif dan sistematis, pasti ada pihak lain yang terlibat “, ungkap Ketua Umum CIC R.Bambang.SS.

Selaku Ketum CIC RI, pihaknya selalu memantau dan menyoroti kasus kasus tindak pidana korupsi yang ada di daerah.

Disebutkan R. Bambang.SS, di Karimun ada dua kasus tindak pidana korupsi yang ditangani pihak Kejari Karimun dan hanya menetap satu orang tersangka, yakni  kasus korupsi di Sekretariat DPRD Karimun dengan kerugian negara sebesar Rp.5.952.052.369,00.- dan peyelahgunaan Dana Desa TA 2018/2019 di Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, senilai Rp.211.176.259;- 

Kedua kasus Tipikor ini hanya menjerat masing masing satu orang sebagai tersangka tunggal yakni Bendahara.

” Rasanya ada yang janggal dan aneh hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam sebuah kasus korupsi. Itupun masing masing hanya bendaharanya, terus KPA alias Kuasa Pengguna Anggarannya kemana?? “, ungkap Ketum CIC ini penuh tanya.

Untuk itu, sambung Bambang meminta pihak Kejaksaan Agung untuk mengevaluasi kinerja Kejaksaan Negeri Karimun terkait penetapan tersangka tunggal dalam sebuah kasus tindak pidana korupsi yang ada di wilayah Karimun, provinsi Kepri, pungkas Bambang.

(SUNAR/BURHANUDDIN)

Related posts