Perlarian Samin Tan Sang Buronan, Akhirnya Tertangkap

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

PERLARIAN Samin Tan sang buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yang selama ini menjadi buronan.

Akhirnya,pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap buron yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) Samin Tan, pada Senin (5/4/2021).

Keberhasilan tim penyidik KPK menangkap DPO KPK atas nama Samin Tan di wilayah Jakarta merupakan rapot terbaik.

Menurut Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Senin,mengatakan,”Benar Tim Penyidik KPK telah berhasil menangkap Samin Tan yang selama ini menjadi buronan di Jakarta pada hari ini Senin (5/04/2021),
“ujarnya kepada wartawan.

Ali mengatakan, Samin Tan sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa.

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasukkan pengusaha pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal, Samin Tan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Samin Tan merupakan tersangka kasus suap pengurusan terminasi kontrak perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Pertama, pada 2 Maret 2020 Samin Tan tidak datang dan tidak memberikan alasan yang patut dan wajar.

Kemudian, KPK kembali mengirim surat panggilan untuk pemeriksaan pada 5 Maret 2020.

Namun, Samin Tan tidak memenuhi panggilan dan mengirim surat dengan alasan sakit. Dalam surat tersebut, tersangka SMT menyatakan akan hadir pada 9 Maret 2020.

Pada 10 Maret 2020, KPK akhirnya menerbitkan surat perintah penangkapan atas Samin Tan.

Dalam kasus suap ini, Samin Tan telah memberikan uang sejumlah Rp 5 miliar kepada Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Samin disangka melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara,PT AKT merupakan anak perusahaan PT Borneo Lumbung Energi dan Metal milik Samin Tan.

Ironisnya,pihak Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap pengusaha pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Samin Tan dalam kasus suap sebagai tersangka.

Sebelumnya, ia beberapa kali mangkir dari panggilan.

Selepas pemeriksaan itu Samin Tan tidak langsung ditahan KPK.

Uang sebesar Rp 5 miliar tersebut terkait terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).(R.BAMBANG.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60