Polisi Izinkan Mudik Lebaran 2021

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Yang sebelumyan pihak Pemerintah melarang mudik, akhirnya pihak Kepilisian mengijinkan bagi masyarakat yang ingin mudik.

Akhirnya pihak polisi perbolehkan masyarakat untuk mudikl lebaran sebelum tanggal 6 Mei 2021, tapi syarat dan ketentuan berlaku.

Hal ini disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Menurutnya bisa saja masyakarakat mudik sebelum 6 Mei 2021.
Tidak ada larangan soal mudik sebelum tanggal 6 Mei 2021.

Namun Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menegaskan, jika ada masyarakat yang bepergian atau mudik wajib mengikuti aturan yang ada.

Aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Sebelum tanggal 6 Mei 2021 bisa berpergian tapi harus mengikuti sejumlah persyaratan yang tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2021,” ujar Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan Rabu (14/4/2021).

Adapun syarat yang harus dipatuhi oleh para pemudik, diantaranya.

  1. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu; memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer.
  2. Pengetatan protokol kesehatan perjalanan orang yang perlu dilakukan berupa:

A. Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut.

B. Jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain 3 lapis atau masker medis;

C. Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum darat, perkeretaapian, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara.

D. Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

3.Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) harus mengikuti ketentuan sebagai berikut.

A. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

jawab atas kesehatannya masing masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku;

B. Pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di Bandar Udara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Jika nantinya ada penambahan titik penyekatan, maka jumlah personel kemungkinan juga akan ditambah.

“380 setiap hari, tapi kalau nanti titiknya bertambah, pasti kami akan tambah lagi,” katanya.

Penyekatan tersebut akan berlangsung sejak 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021.

Bagi mereka yang melanggar aturan, ada sanksi tegas untuk operator yang melanggar yakni:

Sanksi administrasi berupa tidak diberikan pelayanan di pelabuhan.

Bagi mereka yang melanggar aturan, ada sanksi tegas untuk operator yang melanggar yakni:

Sanksi administrasi berupa tidak diberikan pelayanan di pelabuhan.(SHELLA/BURHANUDDIN)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60