PR Buat Kapolri, Tes SIP 2021, Banyak
Perserta Kecewa

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Kecewa hasil seleksi yang dianggap tidak adil dan dianggap penuh diskriminasi, puluhan anggota Polri yang mengikuti seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) gelombang ke 50 tahun 2021 penuh kecewa ,seperti Polda Jatim,Polda Jateng,termasuk orang asli Papua (OAP), melakukan aksi protes di Markas Polda Papua, Jumat (12/3/2021) malam kemarin.

Para peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 50 tahun anggaran 2021 wilayah Polda meminta hasil seleksi dibatalkan karena tak sesuai program afirmasi.

Tak hanya itu, dari Telegram Assiten Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri nomor B/466/REN.2.3/2021/SSDM kepada Kepala Lembaga Pendidikan Dan Latihan Polri tentang permintaan penyiapan tempat pendidikan SIP Tahun Anggaran 2021, tercatat ada penambahan peserta didik SIP seluruh Indonesia dari 1.500 menjadi 1.800 peserta didik.

Aksi protes puluhan anggota Polri OAP peserta seleksi SIP angkatan 50 wilayah Polda Papua yang dinyatakan gugur itu, dilakukan di gedung Rastra Samara Polda Papua dan di depan lobi utama Markas Polda Papua seusai mendengar hasil pengumuman seleksi oleh panitia dari Biro SDM Polda Papua.

Kekesalan para bintara Polri yang mengikuti tes SIP 2021 dinilai tidak transparan,dan masih ada istila “Titipan”, hal ini diharapkan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segeea turun tangan,agar permasalahan ini dapat memberikan solusi yang terbaik.

Karena memuncaknya aksi protes,disebabkan saat menyampaikan aksi protes, tak satupun pejabat utama Polda Papua datang menemui mereka.

Para anggota Polri meminta kepada SDM Polda Papua untuk datang menemui mereka dna meminta hasil seleksi SIP angkatan 50 ini dibatalkan.

Untuk hasil seleksi kali ini, diharapakan pihak panitia tidak membawa program peningkatan Sumber Daya Manusia dan ilmu kepolisian.

Sebab, tidak sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan, melainkanmenggunakan kuota reguler.

Kalau memang para peserta seleksi yang lulus itu tetap mau diberangkatkan (mengikuti pendidikan), berarti jangan menggunakan kuota OAP atau Otsus tapi itu menggunakan kuota reguler dari Mabes Polri.

Diharapkan Mabes Polri segera melakun penindakan keoada panitia seleksi SIP tahun 2021 gelombang ke 50 yang tidak sesuai quota,dan masih ada indikasi “Titipan atau Permainan” dibalik seleksi Sekolah Inspektur Polusi gelombang ke 50 tahun 2021 di berbagai Polda di Indonesia.(R.Bambang.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60