Rugikan Negara Triliunan Rupiah, Di Batam Rokok Ilegal,CIC Minta Bareskrim Mabes Polri Tangkap Pemilik

  • Whatsapp
banner 468x60

BATAM-KANALPK

Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigastion Commiittee (CIC),meminta pihak Bareskrim Mabes Polri untuk fokus pada permainan kuota rokok dan miras di Kepulauan Riau, khususnya di kota Batam yang merugikan negara triliunan rupiah.

Peredaran rokok ilegal dan miras di Kepulauan Riau (Kepri),khususnya Kota Batam, bukan rahasia umum lagi,bahkan keberadaan pengusaha rokok ilegal,diduga dibackung oknum aparat,sehingga modus operandi predaran rokok ilegal secara terang terang di jual dipasaran.

Ketua Umum CIC R.Bambang.SS menegaskan,”Permainan rokok dan miras itu biangnya ada di Batam,di Batam pabriknya,”ujar R.Bambang.SS kepada wartawan Sabtu ( 30/10/2022) di Jakarta.

CIC mengungkapkan,maraknya predaran rokok secara ilegal dari Kota Batam yang beredar di wilayah Kota Batam, Bintan, Tanjungpinang, Tembilahan, Inhil, dan hampir ke semua wilayah Sumatera,


agar Pak Komjen.Pol Agus Adrianto.SH melalui jajaranya segera mungkin menindak pengusaha rokok ilegal dan miras sesuai hukum yang berlaku,serta menutup pabriknya di Batam.

“Peredaran rokok ilegal sejak bulan Mei 2019, seluruh peredaran rokok khusus kawasan bebas Batam, Bintan dan Karimun,sampai saat ini belum satupun pengusaha rokok ilegal dan pabriknya ditutup secara permanen oleh pihak penegak hukum. Anehnya rokok ilegal dalam berbagai merek yang masih beredar,”
ungkap Ketua Umum CIC.

Hal senada dikemukakan Ketua Koordinator DPP CIC Cecep mengatakan,”CIC sepenuhnya mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan Bareskrim Mabes Polri memulai dari kasus kasus di Batam,Bintan, Tanjung Pinang dan Tanjung Balai Karimun, untuk mendorong melakukan tindakan tegas terhadap perusahaan produsen rokok yang melanggar banyak ketentuan dan merugikan keuangan negara triliunan rupiah,”katanya.

CIC menduga, pihak-pihak yang melakukan produksi dan peredaran rokok ilegal tersebut juga melakukan pencucian uang dengan menggunakan hasil bisnis ilegal tersebut pada usaha-usaha lain secara resmi. Maka,CIC meminta pengusutan masalah bisnis haram yang terjadi di Kota Batam perlu dilakukan secara komprehensif, serius dan tuntas. Kegiatan mereka jelas-jelas merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah.

(SHELLA/B.TRY ADIWIGUNA)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60