Rujukan Dunia, Ibu Kota Baru di Kaltim Jadi Smart City

  • Whatsapp
Ibu Kota Baru Negara Di Kaltim
banner 468x60

KALTIM-KANALPK

Pemerintah berharap Ibu Kota Baru Di Kalimantan Timur menjadi rujukan dunia,sehingga kota baru Smart City nantinya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara soal Smart City saat memberi sambutan dalam acara HUT Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan Ibu Kota baru di Kalimantan Timur menjadi smart city.

Jokowi mengungkapkan dalam membangun sebuah kota harus sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuian dan teknologi. Kemudian diikuti dengan perkembangan ekonomi, sosial dan budaya. Hal ini agar bisa menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Mari kita rancang Ibu Kota di Kalimantan Timur menjadi kota dengan desain smart yang menjadi pioneer dan menjadi kota rujukan dunia,” kata Jokowi di Sekretariat Presiden, Sabtu (17/4/2021) kemarin.

Menurut dia perencanaan sebuah kota bukan sekadar merancang pembangunan gedung tetapi juga build environtment yaitu membangun tempat hidup yang bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat, interaksi sosial, efisiensi ekonomi dan kenyamanan hidup yang bisa mempengaruhi kebahagiaan dan kreativitas warganya.

Presiden Jokowi menambahkan saat ini smart city kerapkali dikaitkan dengan smart digital city dan diartikan sebuah kota yang terkoneksi digital dan otomasi dengan Internet of Thing dan perangkat digital lainnya.

Karena itu dalam perencanaan pembangunan, Indonesia harus memiliki kekhasan tersendiri. “Ketika membuat perencanaan wilayah dan kota, harus belajar dari negara lain dan jangan mengcopy dari negara lain. Sebab aspek lingkungan, aspek sosial, budaya dan ekonomi juga harus diperhatikan dalam perencanaan itu,” tambah Jokowi.

Jokowi mengatakan perubahan di dunia begitu cepat bergulir sehingga kebutuhan masyarakat semakin meningkat dan semakin kompleks. Begitupun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, hal itu juga menjadi tantangan tersendiri dalam membuat suatu perencanaan agar kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

Menurut Jokowi, sebuah perencanaan bukan hanya sekadar membangun gedung-gedung. Tetapi perencanaan yang baik adalah membangun tempat hidup yang bisa bermanfaat bagi masyarakat demi kenyamanan hidup.

“Kita semua tahu bahwa perencanaan itu bukan sekadar build building. Bukan sekadar merancang pembangunan gedung. Perencanaan adalah build environment. Perencanaan adalah membangun tempat hidup, yang bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat, interaksi sosial, akar budaya, efisiensi ekonomi dan kenyamanan hidup, yang sangat mempengaruhi kebahagiaan dan kreativitas warganya,” kata Jokowi.

“Perencanaan harus mempertimbangkan budaya masyarakat, harus mempertimbangkan sejarah, mempertimbangkan struktur ekonomi masyarakat dan banyak aspek-aspek lainnya,” sambungnya.

Dengan itu, Jokowi meminta agar perencanaan pembangunan tak membuat masyarakat terasing di tanahnya sendiri. Juga jangan hanya merencanakan teknologi yang tidak terlalu diperlukan masyarakat dalam kebutuhan hidup.

“Jangan sampai perencanaan justru membuat masyarakat terasingkan di kampungnya sendiri. Jangan sampai perencanaan memicu kemacetan lalu lintas, membuat biaya hidup semakin mahal, dan semakin tidak sehat. Jangan sampai perencanaan hanya silau dengan perkembangan teknologi yang tidak diintegrasikan dengan kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.(H.ANDI HARIS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60