Sebanyak 3200 Pelanggar Lalu Lintas Terekan ETLE

  • Whatsapp
Kapolda Jateng Irjen.Pol.Ahmad Luthfi
banner 468x60

JATENG-KANALPK

Pihak Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah menyebutkan, kurang dari 4 jam sejak peresmian ETLE, Polda Jateng telah merekam 3.200 pelanggar lalu lintas.

Menurut Kapolda Jawa Tengah menegaskan,””Ini bukan jebakan Batman, saya harapkan masyarakat semakin patuh dengan adanya ETLE ini,” tutur Irjen.Pol. Ahmad Luthfi, yang diterima dari NTMC Polri.

Sementara Kapolda Jateng Irjen.Pol. Ahmad Luthfi mengungkapkan,jika di wilayah Jateng sudah ada 21 titik kamera. Ke depan, pihaknya akan menambah lagi hingga 50 ETLE dan diharapkan semuanya bisa terpenuhi di 35 Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah.

Irjen.Pol.Ahmad Luthfi menuturkan,”Setiap anggota Polantas yang bertugas, akan dipasang 200 kamera di masing-masing helm (ETLE Mobile) dalam rangka memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas.

Hal ini dilakukan untuk memberikan tilang kepada pengendara yang melanggar tanpa melalui anggota kita,”imbuh Kapolda Jateng.

Kapolda Jateng berharap juga,agar selain menghindari interaksi langsung antara anggota Polantas dengan pengendara, di masa pandemi cara ini cukup tepat untuk menerapkan protokol kesehatan. Debgan cara ini mendukung program Kapolri di seluruh wilayah hukum Indonesia.

Ada 10 Jenis Pelanggaran Tilang Elektronik yang Jadi Incaran pelanggar lalu lintas.

Penerapan tilang elektronik serentak dilakukan di 12 Polda, termasuk salah satunya Polda Jawa Tengah

Total ada 244 kamera ETLE yang diluncurkan pada peresmian tilang elektronik nasional di 12 Polda.

Terbanyak di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yakni 98 titik,dan Polda Jateng ada 10 titik.

“Penerapan ETLE dapat menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, yang selama ini sangat tinggi,” ujar Kapolda Jateng Irjen.
Pol.Ahmad Luthfi kepada wartwan.

Dikutip dari laman Korlantas Polri, Rabu (24/3/2021), ada 10 jenis pelanggaran lalu lintas yang bisa ditindak oleh tilang elektronik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Berikut 10 jenis pelanggaran tilang elektronik yang jadi incaran:

  1. Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan
  2. Tidak mengenakan sabuk keselamatan
  3. Mengemudi sambil mengoperasikan smartphone
  4. Melanggar batas kecepatan
  5. Menggunakan pelat nomor palsu
  6. Berkendara melawan arus
  7. Menerobos lampu merah
  8. Tidak menggunakan helm
  9. Berboncengan lebih dari 3 orang
  10. Tidak menyalakan lampu saat siang hari bagi sepeda motor.

Sementara untuk Polda Jawa Tengah menggunakan sistem Camera Mobile Observasi Pelanggaran Lalu Lintas.

“Pelanggaran yang ditemukan di lapangan cukup direkam, diotentifikasi, sehingga tidak perlu melakukan penghentian dan melakukan interaksi di lapangan. Surat pelanggaran akan dikirimkan ke alamat para terduga pelanggar,” jelas Kapolda Jateng Irjen.Pol.Ahmad Luthfi. (R.Bambang.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60