Sholat Idul Fitri 1442 H di Balikpapan,Taati Aturan

  • Whatsapp
banner 468x60

KALTIM-KANALPK

Pihak Pemerintah Kota Balikpapan membuat ketentuan terkait pelaksanaan shalat Idulfitri 1442 H / Tahun 2021.

Ketentuan tersebut disepakati bersama Majelis Ulama Indonesia, Forum Kerukunan Umat Beragama, Dewan Masjid Indonesia dan Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Balikpapan dalam sebuah Surat Edaran.

Kepala Satpol PP Kota Balikpapan Zulfikar mengatakan shalat Idulfitri 1442 H / Tahun 2021 yang biasanya dilakukan di lapangan akan ditiadakan.

“Berdasarkan kesepakatan bersama Pemkot Balikpapan dengan Kantor Kementrian Agama Kota Balikpapan, MUI, FKUB dan DMI yang pertama bahwa shalat Idulfitri 1442 H di lapangan ditiadakan,” ungkap Zulkifli, saat rilis perkembangan kasus Covid-19, di halaman Kantor Pemerintah Kota Balikpapan kepada wartawan Kamis (13/05/2021).

Sholat Idulfitri 1442 H hanya dilaksanakan di masjid dan mushola dil ingkungan tempat tinggal masing-masing.

Kebijakan ini diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

“Jadi kita menjadikan kebijakan ini agar tidak kerumunan masyarakat, sehingga kebijakan ini dapat mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak meluas,” tuturnya.

Pemkot Balikpapan kembali Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro jilid 6. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, mulai 10 Mei sampai dengan 23 Mei 2021.

Ketentuan dalam kebijakan tersebut di antaranya adalah, tempat kerja wajib melaksanakan formulir kerja di rumah dan tempat kerja dari offine (WFH / WHO) 50%, belajar mengajar secara berani / online, sektor esensial wajib menerapkan protokol kesehatan 4 M, dan jam operasional pasar pukul 00.00 hingga 18.00 WITA.

Hari raya Idul Fitri 1442 hijriah tahun 2021 ini merupakan kali keduanya dilakukan dalam suasana musim pandemi covid-19 oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Namun demikian, pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun ini akan terasa berbeda dengan Idul Fitri tahun 2020 yang lalu.

Namun tahun ini pemerintah khusunya di Kutai Barat memperbolehkan umat Muslim untuk melaksanakan sholat Idul Fitri di masjid.

Dengan catatan penerapan protokol kesehatam 5 M wajib diterapkan secara ketat.

“Area mesjid wajib disemprot disinfektan sebelum digunakan untuk Ibadah,” ujarnya.

Disisi lain,Assisten 1 Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesrasos Setdakab Kutai Barat, Faustinus Syaidurahman, pimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan perayaan hari besar keagamaan yang diikuti para tokoh Agama, perwakilan TNI dan Polri serta perangkat daerah terkait di lingkungan pemerintah Kutai Barat. (H.ANDI HARIS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60