Tahun 2020 500 Lebih Anak Korban Exploitas Sex Anak Diselamatkan

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

Komisi Nasional Perlindugan Anak menilai bahwa Apa yang telah dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Subdit Renakta Polda Metro Jaya sangat luar biasa dimana mengungkap Prostutusi Online yang melibatkan anak dibawah umur dengan jumlah yang luar biasa di tingkat polda.

Arist Merdeka Sirait berharap apa yang telah dilakukan Sundit Renakta dan jajaran menjadi motivasi dan inspirasi bagi Polda lain.

Aris juga berharap semoga Perbudakan Seks yang melibatkan anak semakin berkurang dengan tindakan Hukum yang dilakukan kepolisian dalam menangani Kasus Kekerasan kekesasan Seksual Terhadap Anak (STA).

Update Data Tangkapan periode Januari hingga Juni 2021, sudah 18 Laporan Polisi dengan 18 Lokasi berbeda, Total yang diamankan berjumlah 493 orang, 182 Anak Dibawah Umur dan 24 orang ditetapkan sebagai Tersangka.

“Semenjak pandemik Covid 19, memang banyak anak-anak yang tidak bersekolah dan banyak orang orang dewasa yang kehilangan pekerjaan, sehingga mencari jalan lain untuk melakukan praktek prositusi untuk kebutuhan ekonominya, kemudian dengan banyaknya laporan dari masyrakat terkait maraknya laporan tentang prostitusi online, kami dari subdit 5 renakta secara konsisten dan massif untuk terus melakukan upaya pemberantasan praktek prostitusi di wilayah Jakarta dan sekitarnya,”ujar
Kasubdit 5 Renakta Akbp.Dr.H. Pujiyarto SH.MH kepada wartawan Jumat (11/06/2021) di Jakarta.

Menurut Kasubdit 5 Renakta,”Dari hasil analisa pengungkapan serta pendalaman yang telah kita lakukan, memang ada beberapa peralihan beberapa pekerja seksual yang biasanya secara konvensional beralih ke online karena lebih mudah dan cepat dalam mencari tamu, karena mereka cukup stay di dalam kamar hotel sambil mengoperasikan aplikasi michat melakukan penawaran sampai deal harga kemudian tamu hidung belang yang akan datang ke hotel tempat mereka,”katanya.

Selama tahun 2021 sampai bulan Juni subdit renakta telah berhasil mengamankan 528 orang dengan 191 diantaranya anak dibawah umur dan 25 orang telah ditetapkan sebagai tersangka

Sementara Arist mengatakan, pihak kepolisian juga melakukan survailan terhadap tempat tempat yang kita duga menjalankan praktek prostitusi online, kita mengamati tempat tersebut sebelum kita melakukan pengungkapan.

Dalam pengungkapan kita, kita tidak pernah ada kasus prostitusi online seperti itu. Untuk kasus penipuan seperti itu mungkin korbannya sungkan untuk melapor dikarenakan malu.

Tidak ada anggota subdit 5 renakta yang melakukan pemerasan terhadap germo atau pelaku prostitusi, kita dalam menjalankan tugas selalu berpatokan terhadap undang – undang yang berlaku, adapun untuk germo atau pelaku, subdit 5 renakta selalu menindak tegas dan melakukan penahanan.

Kami dari subdit 5 renakta menghimbau terhadap orang tua untuk,agar melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka.

Dan melakukan pengecekan setiap hari terhadap handphone anak-anak mereka, seperti aplikasi yang di install, media sosial anak-anak mereka.

Serta melarang atau tidak mebiarkan anak – anak meraka yang tidak pulang kerumah dalam 1 hari saja Pendidikan agama diperkuat.

“Penikmat prostitusi bisa dijerat apabila melakukan terhadap perempuan dibawah umur, adapun subdit 5 renakta telah mengungkap 1 WNA Bangladesh yang menjadi penikmat prostitusi anak dibawah umur dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,”pungkas Kasubdit 5 Renakta Akbp.Dr.H. Pujiyarto SH.MH .(R.Bambang.SS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60