Terbongkar Ijazah SI HM.Rudi,SE.MM Walikota Batam, Mabes Polri Segera Usut

  • Whatsapp
Walikota Batam
banner 468x60

JAKARTA-KANALPK

KEABSAHAN ijazah S1 Walikota Batam HM.Rudi,SE.MM ternyata mulai jadi perbincangan ditengah publik dan masyarakat Kota Batam.

Ironisnya,dunia pendidikan mulai tercoreng lagi akibat ulah segelintir orang ysng tidak bertanggung jawab, diharapkan pihak penegak hukum serta pihak yang berkompeten segera menindak tegas masalah ijazah S1 Walikota Batam sesuai hukum yang berlaku.

Masyarakat meminta agar pihak penegak hukum mengawal dugaan kasus penipuan dan pembohongan publik Walikota Batam, HM. Rudi,SE.MM sampai tuntas, untuk itu masyarskat berharap kepada aparat penegak hukum menegakkan hukum seadil-adilnya, tanpa memandang siapa terlapor, karna ini telah mencoreng dunia pendidikan.

Sementara,Seorang Aktivis Dunia Pendidikan Kota Batam Paulus Lein kepada wartawan , Minggu (18/04/2021) kemarin, meminta Kemendiknas harus membuktikan keabsahan ijazah kelulusan HM.Rudi, SE.MM dari dua kampus yaitu STIE Adiniaga dan STIE Tribuana.

Menurut Paulus Lein menegaskan,”hasil invistigasin yang dilakukan ada kejanggalan kelulusan dari dua kampus tersebut, karna di Kampus STIE Adiniaga dan STIE Tribuana, DR.H.Suroyo.SE.MM Menandatangani Ijazah HM.Rudi,SE.MM di dua Kampus yang berbeda,”ujarnya.

Paulus mengungkapkan,”DiSTIE Adiniaga HM.Rudi,SE.MM lulus di tahun 2005 jurusan Management ditandatangani DR.H.Suroyo.SE.MM sebagai ketua. Sedangkan di STIE Tribuana, HM.Rudi,SE.MM lulus di tahun 2015 jurusan Management ditandatangani DR.H.Suroyo.SE.MM, sebagai pembantu ketua I,”ungkap aktivis dunia pendidikan Kota Batam ini.

Paulus berharap, pihak Mabes Polri untuk segera menyelidiki kasus dugaan pemalsuan ijazah dan kejanggalan di dua kampus tersebut yang mengeluarkan ijazah atas nama HM.Rudi.SE.MM.

Seperti diketahui dalam laporan yang diterima petugas Bareskrim Polri, Paulus Lein telah melaporkan Walikota Batam HM Rudi SE.MM telah terindikasi melakukan pembohongan publik melalui Ijazah palsu yang dimilikinya (dugaan terjadi pemalsuan ijazah) yang berdampak pada kebijakan-kebijakan publik atau penyelenggara pelayanan publik yang diambil dan ditandatanganinya. (CECEP/MULYADI)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60