Terlibat Kasus Pajak, KPK Sambangi PT.Gunung Madu Plantation

  • Whatsapp
banner 468x60

LAMTENG-KANALPK

Dalam pengembangan kasus pajak, pihak penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi dan menggeledah kantor pusat PT Gunung Madu Plantation di Lampung Tengah pada Kamis, 25 Maret 2021 kemarin.

Penggeledahan tersebut dilakukan terkait kasus suap pemeriksaan pajak di Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan,dari kantor itu penyidik menyita dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga terkait dengan kasus suap pajak. Selanjutnya bukti itu akan dianalisis dan disita secara resmi.

Sebelumnya,pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga melakukan penggeledahan di dua kantor, diantaranya PT Jhonlin Baratama di Kalimantan Selatan dan kantor Bank Panin di Jakarta. Dari kedua kantor itu KPK juga menyita dokumen, serta barang bukti elektronik.

Penyelidikan kasus suap pajak ini,pihak KPK menyidik kasus suap pajak di Ditjen Pajak tahun 2016 dan 2017.

Dalam kasus itu, mantan Direktur Jenderal Ekstensifikasi dan Penilaian Ditjen Pajak Angin Prayitno dan bekas bawahannya Dadan Ramdhani diduga telah ditetapkan menjadi tersangka.

Keduanya diduga menerima suap untuk merekayasa pemeriksaan pajak dari sejumlah perusahaan. Perusahaan itu diduga adalah Jhonlin, Bank Panin, dan Gunung Madu. Suap diduga disalurkan melalui konsultan pajak. Empat konsultan pajak diduga telah ditetapkan menjadi tersangka kasus ini. Meski demikian, KPK belum mengumumkan secara resmi tersangka kasus ini. KPK menyatakan akan mengumumkan tersangka pada saat penahanan.

Sementara itu,pihak Komisi Pemberantasan Korupsi juga melakukan penggeledahan dan menyambangi kantor pusat Bank Panin di Jakarta Pusat 23 Maret 2021 lalu, terkait kasus suap pajak di Direktorat Jenderal atau Ditjen Pajak, Kementerian Keuangan tahun 2016-2017. Dari tempat tersebut, KPK menyita sejumlah barang bukti, seperti dokumen dan barang bukti elektronik.

Meski demikian, KPK belum mengumumkan secara resmi tersangka baru kasus suap pajak ini. KPK menyatakan masih mendalami kasus pajak ini.

Namun rumor yang berkembang,dalam kasus suap pajak akan ada pejabat dan pengusaha daerah akan jadi tersangka,(Marzuki)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60