Wibawa Tilang Elektroni Dinilai Lemah, Manual Lebih Efektif

  • Whatsapp
R.Bambang.SS Ketum CIC
banner 468x60

Oleh:R.Bambang.SS

Masalah wacana Perluasan tilang electronic traffic law enforcement (ETLE) berdasarkan CCTV yang diperluas kepolisian di kawasan Jakarta dari hanya untuk mobil kini meliputi sepeda motor masih lemah dan dinilai belum cukup berwibawa mengubah prilaku buruk di jalan raya.

Pihak Kepolisian menjelaskan tilang CCTV pada tahun lalu efektif menurunkan pelanggaran lalu lintas pengemudi mobil sebab itu cara yang sama ingin diterapkan untuk menekan pelanggaran pengendara motor.

Namun disisi lain hal tersebut tidak berdampak jerah bagi pengguna kendaraan bermotor,bahkan banyak terjadi pelanggaran yang terjadi.

Pro dan kontra masalah tilang elektronik dikalangan petugas dilapangan banyak keluhan,karena saat ini pihak petugas lantas hanya mengatur jalan lalu lintas,terkadang ada pengendara yang menyalah aturan lalu lintas terpaksa menjadi “Penonton” terbaik.

Untuk duharapkan perlunya sistem tilang manual di pibggir kota jakarta agar tidak samurawut lalu luntas di beberapa titik di Jakarta.

Hasil investigasi dilapangan, tilang CCTV belum sepenuhnya berwibawa sehingga efek jera yang ditimbulkan disebut sifatnya hanya sementara.

Masyarakat dikatakan belum melihat sistem tilang elektronik menjadi tolak ukur mematuhi peraturan lalu lintas karena salah satunya dikatakan nilai denda tilang terbilang terjangkau,dan harus perlu 5 tahun kedepan hal ini bisa diterapkan.

Sejauh ini tilang CCTV bagi motor hanya bisa mendeteksi pelanggaran pesepeda motor yang tidak menggunakan helm, melanggar stop line (batas berhenti di lampu merah), melanggar marka, menerobos lampu lalu lintas, dan melintas di busway.

Mengutip Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, denda pelanggaran pengendara motor berkisar Rp250 ribu hingga Rp750 ribu.

Jumlah denda tersebut mungkin tidak menjadi masalah buat kalangan tertentu. Seharusnya, kata dia, jumlah denda dinaikkan sehingga pelanggar bakal berpikir dua kali untuk melakukan kesalahan yang sama.

harapan Petugas yang dilapangan melalui tilang manual mampu menganalisa pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor. Jadi ini lebih terjaga safety-nya.

Penulis Adalah Pemimpin Redaksi Kanalpk Di Jakarta

banner 300x250

Related posts

banner 468x60